Kabar Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Jadi Ladang Bisnis Haram Oknum Mafia Solar, Kali ini Oknum Anggota TNI 'Bermain' BBM Subsidi

By On Maret 20, 2026



Tangerang - Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di pom bensin menjadi masalah serius yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Seperti diketahui, kegiatan penyalahgunaan BBM dapat dikenakan sanksi Pidana Umum Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas (diperbarui oleh UU Cipta Kerja). Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda maksimal Rp60 miliar dan Pertamina dapat memberikan skorsing kepada SPBU yang melakukan penyalahgunaan BBM subsidi.

Namun pada kenyataannya, di lapangan masih banyak ditemukan jaringan mafia penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar bersubsidi skala besar.

Seperti yang ditemui awak media di SPBU 34.157.03 yang berlokasi di Jayanti, Kec. Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten

Modus yang digunakan yaitu dengan menggunakan beberapa mobil boks engkel yang tangkinya diduga sudah dimodifikasi secara bergantian. 

Kegiatan ini diduga kuat melibatkan kerjasama terlarang dengan operator, keamanan dan pengawas SPBU setempat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awak media, pemilik usaha ilegal tersebut milik oknum anggota TNI yang biasa dipanggil Sagala dan bertugas di Kodim 0602/Srg

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait aktivitas tersebut, Sagala mengatakan bahwa dokumentasi yang dikirimkan awak media ke dirinya tidak jelas.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun awak media dari salah seorang narasumber membenarkan bahwa oknum TNI yang bernama Sagala benar melakukan aktivitas tersebut. 

Sampai berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari yang bersangkutan. (Tim)

ASDP Kendalikan Puncak Arus Mudik, Ratusan Ribu Penumpang Sudah Menyeberang

By On Maret 19, 2026


Merak – Gelombang arus mudik Lebaran 2026 kini memasuki fase puncak. Pergerakan masyarakat dari Jawa menuju Sumatera terus menunjukkan tren peningkatan signifikan, menjadikan lintasan Merak–Bakauheni sebagai barometer utama arus mudik nasional. Di tengah lonjakan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan berjalan optimal.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 8 jam (19 Maret 2026 pukul 00.00–08.00 WIB) atau H-2, tercatat sebanyak 79.521 penumpang telah menyeberang, meningkat 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 66.044 orang. Sementara itu, total kendaraan mencapai 27.157 unit atau naik 22,2% dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 22.222 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa tren ini menunjukkan arus mudik telah memasuki fase puncak sejak Selasa (17/3) dan diproyeksikan berlangsung hingga Kamis (19/3).

“Peningkatan mobilisasi ini mencerminkan fase puncak arus mudik. ASDP terus memperkuat operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan guna memastikan layanan tetap optimal, aman, dan lancar,” ujar Heru, Kamis (19/3).

H-3 Puncak Arus Mudik

Lonjakan signifikan tercatat pada 18 Maret (H-3) dengan 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 17 Maret yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan. Tren kenaikan ini diperkirakan masih berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni sesuai tingkat kepadatan. Rekayasa lalu lintas melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif, penerapan delaying system di sejumlah buffer zone, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder dilakukan secara intensif.

Optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) menjadi strategi utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan. Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali, sehingga waktu sandar dapat ditekan dan kapasitas layanan meningkat secara signifikan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui pembelian tiket sebelum tiba di pelabuhan.

“Pastikan data identitas telah diisi dengan benar dan datang sesuai jadwal pada tiket. Melalui Ferizy, pengguna juga dapat melakukan reschedule dengan potongan 10 persen atau refund dengan potongan 25 persen sesuai ketentuan. Ini menjadi bentuk fleksibilitas layanan kami di tengah tingginya mobilitas,” jelas Windy.

Hingga H-2, Trafik Ramai Lancar

Secara kumulatif, data Posko Merak dari H-10 hingga H-2 mencatat sebanyak 711.052 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera, meningkat 3,5% dibandingkan tahun lalu sebanyak 636.741 orang. Total kendaraan mencapai 190.479 unit atau naik 9,3% dari 174.246 unit.

Adapun dari Sumatera ke Jawa, tercatat 348.766 penumpang atau naik 2,9% dibandingkan tahun lalu sebanyak 338.911 orang. Sementara kendaraan mencapai 72.696 unit atau meningkat 8,9% dari 66.749 unit.

Dengan kesiapan operasional yang matang dan koordinasi yang solid, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jasa pada momen puncak arus mudik Lebaran tahun ini. (*/Dwi)

Kios Pasar Rau Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam, Pemkot Serang Diminta Tegakkan Aturan

By On Maret 19, 2026


SERANG – Fenomena berubahnya kios-kios di Pasar Rau menjadi tempat hiburan malam (THM) menuai sorotan publik. Aktivitas yang berlangsung hingga dini hari ini dinilai meresahkan dan menimbulkan berbagai dampak sosial di tengah masyarakat.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, pada kesempatan sebelumnya mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kota Serang belum memiliki peraturan daerah (perda) yang secara khusus mengatur operasional tempat hiburan malam. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menjalankan aktivitas tanpa batasan yang jelas.

Meski demikian, sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Pasar Rau tetap beroperasi hingga larut malam, bahkan sampai dini hari. Aktivitas tersebut dikhawatirkan memicu berbagai persoalan, mulai dari gangguan ketertiban umum, potensi tindak kriminalitas, hingga keresahan warga sekitar.

Sejumlah pihak pun mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas. Penegakan aturan yang sudah ada dinilai penting untuk mencegah kondisi semakin tidak terkendali, meskipun belum ada regulasi khusus terkait THM.

“Kalau dibiarkan, ini bisa berdampak lebih luas, baik dari sisi keamanan maupun sosial masyarakat,” ujar salah satu warga, Rabu (18/3).

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Walikota Serang dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Serang belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media belum mendapat respons.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi segera bertindak untuk menertibkan aktivitas yang dinilai menyimpang tersebut. Selain itu, penyusunan regulasi yang jelas juga dianggap mendesak agar keberadaan tempat hiburan malam dapat dikontrol dan tidak merugikan masyarakat luas. (Gendis)

Cafe The Boss di Serang Disorot, Diduga Jual Minuman Beralkohol dan Sediakan Karaoke Hingga Larut Malam

By On Maret 19, 2026

 

Serang – Sebuah tempat hiburan malam yang dikenal dengan nama Cafe The Boss yang berlokasi di Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, tengah menjadi sorotan masyarakat. Kafe tersebut disebut-sebut milik seorang pengusaha berinisial AT dan diduga menyediakan berbagai fasilitas hiburan yang memicu perhatian publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal, termasuk karyawan dan kasir, Cafe The Boss tidak hanya menyediakan makanan dan minuman biasa, tetapi juga menjual minuman beralkohol. Selain itu, tempat ini dilengkapi dengan sejumlah room karaoke yang dapat digunakan oleh pengunjung.

Yang menjadi perhatian, aktivitas karaoke di lokasi tersebut disebut masih berlangsung hingga lewat tengah malam. Bahkan, menurut keterangan sumber, penggunaan room karaoke di atas pukul 00.00 WIB diperbolehkan dengan syarat pengunjung membeli paket minuman tertentu dengan harga mulai dari sekitar Rp800 ribu.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mengingat regulasi terkait operasional tempat hiburan malam dan peredaran minuman beralkohol di wilayah Kota Serang dikenal cukup ketat. Warga berharap adanya kejelasan terkait izin operasional serta pengawasan dari pihak berwenang.

Sejumlah pihak pun mendesak aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran aturan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan daerah yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pengelola Cafe The Boss maupun pihak berwenang terkait dugaan aktivitas tersebut. Masyarakat pun menunggu tindak lanjut dan klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. (Gendis)

Ratusan Jurnalis Geruduk Mapolda Jatim, Desak Usut Dugaan OTT “Settingan” dan Tangguhkan Penahanan Jurnalis Amir

By On Maret 19, 2026

SURABAYA, Kabar7.ID - Gelombang solidaritas Insan Pers menggema di halaman Polda Jawa Timur (Jatim), saat ratusan Jurnalis dari berbagai daerah yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Jawa Timur dan Aliansi Jawa Timur Peduli Jurnalis mendatangi Mapolda Jatim untuk menyampaikan laporan resmi, Rabu, 18 Maret 2026. 

Aksi tersebut merupakan bentuk protes sekaligus upaya Advokasi atas penangkapan rekan mereka, Muhammad Amir, yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh jajaran Polres Mojokerto Kabupaten. 

Para Jurnalis menilai, proses OTT tersebut sarat kejanggalan dan diduga kuat sebagai operasi yang “disetting”. 

Dengan membawa aspirasi kolektif, massa Jurnalis secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran tersebut kepada Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jatim, Wassidik Krimum Polda Jatim, serta Irwasda Polda Jatim. 

Koordinator Aksi, Bung Taufik, yang turut hadir bersama elemen Jurnalis dan organisasi masyarakat, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas apa yang mereka anggap sebagai bentuk kriminalisasi terhadap wartawan. 

“Ini bukan sekadar penangkapan biasa. Kami melihat ada indikasi kuat dugaan rekayasa dalam OTT tersebut. Sangat tidak masuk akal seorang wartawan memeras seorang pengacara dengan nilai yang disebutkan. Ini harus dibongkar secara terang,” tegasnya dengan nada keras. 

Lebih lanjut, Bung Taufik mendesak agar Kapolres Mojokerto Kabupaten beserta Kasat Reskrimnya segera dicopot dari jabatannya dan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. 

“Kami minta Kapolres Mojokerto Kabupaten dan Kasatreskrimnya dicopot. Lakukan pemeriksaan intensif. Jangan sampai ada penyalahgunaan kewenangan yang mencederai hukum dan kebebasan pers,” tambahnya. 

Selain itu, pihak Aliansi juga mendesak agar Muhammad Amir segera mendapatkan penangguhan penahanan demi menjamin hak-haknya sebagai warga negara dan insan pers. 

Aksi solidaritas ini turut dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk organisasi masyarakat seperti Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) serta ratusan wartawan dari berbagai media di Jawa Timur.

Setibanya di Mapolda Jatim, perwakilan massa diterima langsung oleh salah satu perwira dari Propam. Dalam pertemuan tersebut, laporan pengaduan resmi disampaikan dan diterima untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku di internal kepolisian.

Para jurnalis berharap, laporan ini tidak hanya menjadi formalitas semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti secara transparan dan profesional. Mereka menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk satu orang, melainkan untuk menjaga marwah dan kemerdekaan pers di Indonesia.

“Kalau hari ini wartawan bisa diduga dijebak, besok siapa lagi? Ini bukan hanya soal Amir, ini soal keadilan dan kebebasan pers,” pungkas Bung Taufik.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa solidaritas Jurnalis di Jawa Timur tetap solid dalam menghadapi segala bentuk dugaan kriminalisasi, serta berkomitmen mengawal proses hukum hingga tuntas dan berkeadilan. (*/red)

 Sholat Subuh Keliling Satbrimob Polda Banten, Salah Satu Upaya Polri untuk meramaikan Tempat Ibadah

By On Maret 18, 2026



Lebak - Satbrimob Polda Banten melaksanakan ibadah sholat subuh keliling dengan sasaran masjid-masjid yang ada di Provinsi Banten. Rabu (18/03).

Kegiatan sholat subuh keliling ini merupakan salah satu upaya yang diambil oleh Satbrimob Polda Banten untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personelnya serta untuk menjalin silaturahmi bersama masyarakat.

Hari ini sasaran pelaksanaan kegiatan sholat subuh keliling adalah di Masjid Nurul Jihad, Cimampang, Provinsi Banten. Bripda Krisna Febriana adalah salah satu personel yang ikut serta melaksanakan kegiatan sholat subuh keliling hari ini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Satbrimob Polda Banten untuk mempererat tali silaturahmi antara personel dan masyarakat.

Kombes Pol edi suranta sinulingga, S.I.K., M.H juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri untuk mempertebal keimanan sehingga personel selalu amanah dalam melaksanakan tugas sehari-hari dilapangan

“Sholat subuh keliling ini merupakan salah satu upaya Satbrimob Polda Banten untuk mempertebal keimanan didalam diri personelnya sehingga personel nantinya tetap amanah dalam melaksanakan tugas sehari-hari dilapangan. kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pengurus masjid karena telah menyambut kami dengan baik.,". ucap Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga, S.I.K., M.H.

Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Banten Salurkan Zakat Fitrah Personel kepada Masyarakat

By On Maret 18, 2026



.

Lebak -Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Banten melaksanakan kegiatan penyaluran zakat fitrah di Masjid Nur Huda Batalyon C Pelopor, Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Agung Setiadi selaku ketua DKM masjid. serta dihadiri para personil Batalyon C Pelopor. Rabu (18/3/2026).

Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Ipda Agung Setiadi menyampaikan bahwa zakat fitrah yang terkumpul berasal dari seluruh personel Batalyon C Pelopor. Penyaluran zakat tahun ini dilakukan berdasarkan hasil rapat panitia, dengan prioritas diberikan kepada masyarakat di sekitar kampung Cimampang, Ciseel, dan Panggarangan.

Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mempercayakan penyaluran zakat fitrah melalui panitia yang telah dibentuk.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mempercayakan pengumpulan zakat fitrah kepada panitia. Terima kasih juga kepada para pengurus masjid yang telah membantu menyalurkan zakat fitrah kepada para mustahik," ujarnya.

Dansat Brimob Polda Banten juga berharap zakat fitrah yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi penyempurna ibadah di bulan suci Ramadan.

Wartawan OTT Dibidik, Pengacara Sebut Ada Unsur Dendam

By On Maret 17, 2026

SURABAYA, Kabar7.ID - Penangkapan seorang wartawan Mabesnews.Tv bernama Muhammad Amir Asnawi (42 tahun) oleh Resmob Polres Mojokerto memantik kecaman dari Advokat Dodik Firmansyah, SH. 

Advokat kawakan asal Kota Surabaya tersebut menduga, ada unsur jebakan yang dibuat oleh Polres Mojokerto dan oknum Pengacara untuk mempidanakan wartawan tersebut. 

"Seharusnya Kepolisian, Pengacara, dan wartawan bersinergi. Bukan wartawan dijadikan pelampiasan nafsu dengan dijerat pidana atas dasar pemerasan dengan nilai uang kecil. Itu bukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), tapi ada unsur dendam dalam pemberitaan," tegas Dodik Firmansyah dalam pernyataannya kepada media pada Senin, 16 Maret 2026. 

Dodik Firmansyah menegaskan, profesi wartawan selama ini dikenal sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga demokrasi. Melalui kerja jurnalistik yang profesional, wartawan menyampaikan informasi kepada publik, mengawasi kekuasaan, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan Pemerintah. 

Namun, tidak sedikit wartawan yang mengalami kriminalisasi atau kekerasan, bahkan intimidasi. Tindakan tersebut, menurut Dodik Firmansyah, timbul karena wartawan mengungkap praktik-praktik ilegal yang lebih banyak dilakukan oleh oknum. 

Terkait dengan penangkapan Muhammad Amir Asnawi, ada latarbelakang yang perlu didalami oleh aparat penegak hukum, yakni dugaan jual beli rehabilitasi narkoba serta pelanggaran oknum Pengacara. 

"Permintaan sejumlah uang ke keluarga korban narkoba dalih rehab, itu tidak dibenarkan. Meski rehab swasta, dia bisa reimbursement anggaran ke Pemerintah. Jangan jadikan alasan rehab swasta untuk memeras keluarga korban," tegas Dodik Firmansyah. 

Diketahui sebelumnya, Muhammad Amir Asnawi ditangkap oleh Resmob Polres Mojokerto saat berunding dengan Wahyu Suhartatik (47 tahun) di Kafe Koyam Kopi, Jalan Tribuana Tungga Dewi, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu, 14 Maret 2026, sekitar pukul 19.50 WIB. 

Dalam tangkap tangan tersebut, diamankan uang sejumlah Rp 3 juta yang diwadahi amplop putih bertuliskan : "Kpd Pak Amir Pak Andk (tak down berita)". 

Muhammad Amir Asnawi ditangkap Resmob Polres Mojokerto beberapa saat setelah menerima amplop berisi uang Rp 3 juta dari Wahyu Suhartatik. 

Barang bukti lain yang ikut diamankan, yaitu dua kartu pengenal wartawan mabesnews.tv, satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna putih nomor polisi (nopol) S 4479 NBE. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, MAA (Muhammad Amir Asnawi) beserta barang buktinya dibawa ke Unit Resmob Polres Mojoketo untuk proses hukum lebih lanjut. 

"Kami mendapat informasi dari masyarakat ada kegiatan pemerasan. Kami bergerak cepat ke lokasi. Kami langsung amankan yang bersangkutan, (barang bukti) ada uang Rp 3 juta," kata AKP Aldhino Prima Wirdhan, Minggu, 15 Maret 2026. 

Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata menjelaskan, pihaknya mengamankan MAA atas permintaan korban yang patut diduga pemerasan, dan dilakukan OTT. 

"Kita juga menemukan adanya sejumlah barang bukti pemerasan," ujarnya. 

Terhadap MAA (Muhammad Amir Asnawi), Kapolres Mojokerto menyebutkan, Pasal yang dikenakan ialah Pasal 482 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara. 

"Pelapor mendatangi Polres Mojokerto. Lalu kita terbitkan LP (Laporan Polisi) Nomor 31, yang kita keluarkan tanggal 14 Maret 2026. Korban Ibu WS, usia 47 tahun). Tinggal di Dlanggu, Mojokerto," ujar Kapolres Mojokerto," kata Kapolres. 

Kapolres juga mengatakan, saat OTT, WS, berhadapan dengan pelaku. Unsur pemerasannya dibuktikan dengan adanya percakapan antara pelaku dengan korban, penyerahan sejumlah uang, proses negoisasi, dan ada kalimat intimidasi. 

"Walau sebelum OTT, ada proses yang mengawali. Alhasil, kami mengamanan satu pelaku, seorang laki-laki berinisial MAA (42 tahun), pekerjaan swasta, alamat Dlanggu," ujar Kapolres Mojokerto. 

Isu yang disampaikan, kata Kapolres Mojokerto, ialah penangkapan terduga penyalahguna narkoba yang dilakukan oleh Polsek Mojokerto Kota. Terduga penyalahguna atas rekomendasi Badan Narkotika Nasional (BNN) patut diduga diarahkan untuk direhabilitasi. 

"Ini juga terkonfirmasi oleh korban dan keluarga. Korban pemerasan merangkap petugas direhab tersebut. Isu ini digunakan oleh pelaku pemerasan. Pelaku melakukan intervensi verbal ke korban pemerasan, sehingga korban butuh perlindungan Kepolisian. Disitulah dilakukan OTT," kata Kapolres Mojokerto. 

Kapolres Mojokerto membuka peluang ada pelaku lain dalam kasus ini.

"Kalau berkembang ke pelaku lain, kita akan kembangkan. Kalau ada, kami harap pelaku lain untuk menyerahkan diri," tegasnya. 

Di lain kesempatan, Wahyu Suhartatik, pengacara sekaligus Divisi Hukum YPP Rehabilitasi Pecandu Narkotika Al Kholiqi di Sidoarjo menuturkan, pemerasan yang dialaminya bemula ketika dirinya dihubungi oleh pria mengaku wartawan dari Mabes News TV berinisial MA. 

Ketika itu, MA mengonfirmasi terkait dugaan Wahyu Suhartatik menerima suap dari dua pengguna narkoba agar dapat direhabilitasi ke Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Kholiqi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kabupaten Sidoarjo. Dua pengguna narkoba jenis sabu berinisial J dan I itu ditangkap Satresnarkona Polres Mojokerto Kota pada Desember 2025. 

Kepada Wahyu Suhartatik, MA juga menyebut bahwa pihak keluarga J dan I merasa keberatan atas permintaan uang untuk rehabilitasi. 

“Dia (MA) mengaku ada rekaman wawancara dari keluarga. Padahal setelah saya cek di keluarga klien saya ini, mereka tidak merasa keberatan dan tidak ada satu pun media yang meminta keterangan kepada pihak keluarga,” kata Wahyu kepada wartawan, pada Sabtu, 14 Maret 2026. 

Dugaan tersebut dibantah. Wahyu menjelaskan, pihaknya menerima dua pasien tersebut berdasarkan rekomendasi hasil assemen BNN Kota Mojokerto pada Desember 2025 lalu. 

Dia pun melakukan pendampingan karena selaku divisi hukum dari YPP Al Kholiqi Rehabilitasi Pecandu Narkoba. Namun, dia menyampaikan tak menjadi kuasa hukum bagi mereka. 

“Memang ada biaya perawatan di rumah rehab karena kami pihak swasta. Tetapi kami sudah sesuai Standar Operasioan Prosedur (SOP) dan prosedural bahwa untuk perkara sabu melalui rekom BNN. Rekom yang kami terima dari BNN itu rawat inap,” kata Wahyu Suhartatik. 

Setelah menginformasi, MA menaikkan berita dengan narasi menyudutkan dan tanpa memuat penjelasan dari Wahyu Suhartatik. Judulnya, ‘Skandal diduga terima uang pelicin 30 juta rehab narkoba: Oknum Pengacara di Jalan Raya Pacing Dlanggu Desa Tumapel’. 

Berita tersebut diunggah melalui website, Youtube dan TikTok Mabes News TV, lalu dikirim kepada Wahyu Suhartatik. 

“Saya dikirimi link. Dia minta sejumlah uang kalau mau takedown berita. Dari awal tidak disebutkan nominalnya. Katanya ketemu saja nanti disampaikan nominalmya,” jelas Wahyu Suhartatik. 

Wahyu dan MA janjian bertemu di sebuah kafe yang terletak di Desa Menanggal. Saat bertemu, MA meminta uang Rp 5 juta untuk penghapusan berita. Namun, Wahyu hanya memberikan Rp 3 juta. Setelah uang diterima MA, sejumlah anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto mengamankan MA. 

“Uang sudah diterima. Setelah saya serahkan sudah di-takedown beritanya,” kata Wahyu Suhartatik. (*/red)

NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA untuk Percepat Adopsi AI di Perusahaan

By On Maret 14, 2026

NTT DATA mendorong keberhasilan di sektor kesehatan, manufaktur, dan berbagai industri lainnya melalui teknologi berbasis NVIDIA

JAKARTA, Kabar7.ID NTT DATA, pemimpin global dalam layanan AI, bisnis digital, dan teknologi, mengumumkan inisiatif untuk menghadirkan pabrik AI perusahaan berbasis NVIDIA yang dirancang untuk mendorong inovasi serta meningkatkan keunggulan operasional bagi perusahaan di seluruh dunia. 

Pabrik AI terbaru dari NTT DATA ini menyediakan solusi full-stack yang dirancang sesuai kebutuhan spesifik berbagai sektor industri dengan mengintegrasikan data, infrastruktur, alur kerja, dan tata kelola. 

Pendekatan ini memberikan perusahaan sebuah model operasional AI perusahaan yang konsisten, dapat diterapkan berulang, dan siap digunakan di lingkungan produksi. 

Pabrik AI perusahaan NTT DATA yang didukung oleh NVIDIA merupakan ekosistem yang adaptif, cerdas, dan otomatis. 

Solusi ini dirancang untuk membantu klien mempercepat pengembalian investasi dengan menskalakan penerapan AI perusahaan secara efisien sekaligus mengelola seluruh siklus hidup AI dari awal hingga akhir.  

Pabrik AI perusahaan terbaru NTT DATA mengintegrasikan infrastruktur AI NVIDIA, yang menggabungkan komputasi berbasis GPU dengan jaringan berkinerja tinggi, bersama perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise, termasuk NIM microservices. 

Kombinasi ini menghasilkan AI dengan performa tinggi dan latensi rendah yang dapat diterapkan secara konsisten di berbagai lingkungan, mulai dari cloud, pusat data, hingga edge. 

Melalui solusi dan layanan canggih NTT DATA, pendekatan ini memungkinkan pelatihan model yang skalabel, proses inferensi, serta pengembangan aplikasi AI perusahaan. 

Dengan memanfaatkan kapabilitas end-to-end NTT DATA serta keahlian mendalam di berbagai sektor industri, pabrik AI perusahaan berbasis NVIDIA ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap industri dalam skala besar. 

Hal ini memungkinkan perusahaan mempercepat inovasi, mengoptimalkan operasional, meningkatkan pengelolaan pengetahuan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus mengurangi risiko dan mempercepat waktu penciptaan nilai. 

“Perusahaan yang visioner kini mendesain ulang alur kerja inti mereka secara menyeluruh dengan AI, dan mereka membutuhkan mitra tepercaya yang dapat bekerja secara terpadu untuk menghasilkan transformasi yang nyata dan terukur. Dengan mengintegrasikan teknologi NVIDIA ke dalam pabrik AI perusahaan kami, kami menyediakan lingkungan yang kuat, terstandarisasi, dan aman bagi klien untuk mengadopsi AI agentik dengan hasil yang terukur sejak awal,” ujar Abhijit Dubey, CEO, NTT DATA, Inc. 

Implementasi Nyata NTT DATA Tunjukkan Dampak Terukur

Para pengguna awal menunjukkan bagaimana NTT DATA memanfaatkan infrastruktur AI NVIDIA untuk menerjemahkan kemampuan AI yang canggih menjadi dampak nyata di berbagai sektor industri. Contohnya antara lain: 

Kesehatan: Sebuah rumah sakit riset kanker terkemuka bekerja sama dengan NTT DATA dan Dell untuk menggunakan platform NVIDIA HGX dalam analisis radiologi tingkat lanjut serta evaluasi model secara cepat guna mendukung penelitian klinis dan alur kerja diagnostik. 

Manufaktur Otomotif: Sebuah pemasok otomotif global bermitra dengan NTT DATA untuk mempercepat modernisasi smart factory melalui layanan GPU as a Service yang didukung oleh infrastruktur AI NVIDIA. Perusahaan ini berhasil memangkas waktu penyiapan produksi dari berbulan-bulan menjadi hanya beberapa hari dengan memvalidasi beban kerja pada sistem bare metal sebelum kemudian meningkatkan skalanya melalui arsitektur pabrik AI. 

Manufaktur Teknologi: Sebuah perusahaan manufaktur maju yang berbasis di Amerika Serikat bekerja sama dengan NTT DATA untuk memvalidasi secara virtual lini produksi baterai generasi berikutnya menggunakan simulasi yang dipercepat oleh NVIDIA serta visualisasi 3D. Dengan memodelkan alur material, logika otomasi, dan berbagai skenario produksi sebelum implementasi fisik dilakukan, perusahaan dapat mengurangi risiko pada tahap awal pengoperasian, meningkatkan throughput produksi, serta membangun fondasi yang skalabel bagi pengembangan pabrik digital di masa depan. 

NTT DATA Integrasikan NVIDIA NeMo dan NIM Microservices

NTT DATA juga memperluas solusi AI miliknya dengan mengintegrasikan NVIDIA NeMo, rangkaian perangkat lunak modular untuk membangun, menyesuaikan, dan mengelola sistem AI agentik berskala perusahaan pada infrastruktur berbasis GPU. 

Selain itu, NTT DATA juga mengintegrasikan NVIDIA NIM microservices yang menyediakan kontainer siap pakai yang telah dioptimalkan untuk GPU dengan API berstandar industri sehingga memungkinkan penerapan aplikasi AI secara cepat, andal, dan dalam skala besar. 

NTT DATA menghadirkan prototipe dan solusi GenAI yang terintegrasi serta telah melalui proses pra-kualifikasi untuk membantu menstandarkan hasil, meminimalkan kompleksitas, mengurangi risiko, mempercepat adopsi, dan meningkatkan pengembalian investasi. 

Dengan integrasi NeMo dan NIM, solusi AI NTT DATA menyediakan platform agen AI berbasis GPU yang bersifat full-stack dan siap digunakan di lingkungan produksi. 

“Perusahaan di seluruh dunia kini beralih dari penerapan model AI yang terpisah-pisah menuju solusi dan platform AI yang lebih cerdas, yang sering kali melengkapi GenAI dengan agen AI yang mampu bernalar, bertindak, dan beradaptasi dalam sistem perusahaan. Dengan menyematkan teknologi NVIDIA ke dalam platform kami, inovasi dapat dipercepat sekaligus memberikan kinerja, kontrol, dan kepatuhan yang dibutuhkan klien,” ujar Yutaka Sasaki, President and CEO, NTT DATA Group. 

“Perusahaan kini membutuhkan platform yang kuat dan dapat diskalakan untuk mengubah inisiatif AI mereka dari tahap proyek percontohan menjadi penerapan penuh di lingkungan produksi. Penawaran pabrik AI dari NTT DATA yang dibangun di atas platform full-stack NVIDIA memberikan solusi spesifik industri yang dibutuhkan klien untuk mewujudkan AI perusahaan yang siap produksi dalam skala besar dengan lebih percaya diri,” ujar John Fanelli, Vice President, Enterprise Software, NVIDIA. 

NTT DATA Perkuat Fondasi Inovasi Berkelanjutan dengan Teknologi NVIDIA

NTT DATA merupakan satu-satunya penyedia layanan TI global yang aktif di berbagai jalur kemitraan NVIDIA, termasuk Solution Provider, Cloud Partner, dan Global System Integrator Partner Network. 

Keahlian yang luas dan mendalam ini memungkinkan NTT DATA menghadirkan layanan full-stack yang komprehensif, mulai dari konsultasi hingga implementasi dan operasional. 

Pelajari lebih lanjut mengenai inovasi NTT DATA yang didukung oleh NVIDIA di sini. 

Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan solusi full-stack NTT DATA dapat diakses di www.nttdata.com.

Tentang NTT DATA

NTT DATA adalah pemimpin global di bidang layanan bisnis dan teknologi dengan nilai lebih dari USD 30 miliar dan melayani 75 persen perusahaan Fortune Global 100. 

Kami berkomitmen mempercepat kesuksesan klien sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui inovasi yang bertanggung jawab. 

Sebagai salah satu penyedia AI dan infrastruktur digital terkemuka di dunia, NTT DATA memiliki kapabilitas unggul di bidang AI berskala perusahaan, cloud, keamanan, konektivitas, pusat data, dan layanan aplikasi. 

Layanan konsultasi serta solusi industri kami membantu perusahaan dan masyarakat melangkah menuju masa depan digital secara percaya diri dan berkelanjutan. 

Sebagai Global Top Employer, NTT DATA didukung oleh para ahli di lebih dari 70 negara. 

Kami juga memberikan akses kepada klien terhadap ekosistem inovasi yang luas, termasuk pusat inovasi serta mitra yang sudah mapan maupun perusahaan rintisan. 

NTT DATA merupakan bagian dari NTT Group, yang setiap tahunnya menginvestasikan lebih dari USD 3 miliar untuk riset dan pengembangan. (*/red)

Pemerintah Pastikan Merak Siap Hadapi Gelombang Mudik Lebaran

By On Maret 13, 2026

 


*Merak, 13 Maret 2026* – Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026, pemerintah terus memastikan seluruh simpul transportasi nasional berada dalam kondisi siap melayani mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan. Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni, jalur vital yang setiap tahunnya menghubungkan jutaan pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno bersama para pemangku kepentingan melakukan kunjungan kerja dan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak, Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Direktur Operasi dan Transformasi Rio Lasse, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa pemerintah telah memetakan potensi pergerakan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026, termasuk estimasi puncak arus mudik dan arus balik. Dengan rentang waktu libur yang cukup panjang, pemerintah berharap distribusi perjalanan masyarakat dapat lebih merata sehingga kepadatan dapat diminimalkan. "Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik berlangsung lancar, aman dan nyaman," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta pengawasan ketat pada periode arus puncak. Seluruh pihak juga diminta berkomitmen menjalankan kebijakan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kelancaran Angkutan Lebaran.

Sebagai operator utama layanan penyeberangan, ASDP bersama para pemangku kepentingan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan trafik. Salah satunya melalui penerapan delaying system di sejumlah titik bufferzone, antara lain Rest Area KM43 dan KM68 serta Bufferzone JLS di Merak, serta Rest Area KM87B, KM67B, KM49B, KM33B, KM20B, Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati di Bakauheni. Sistem ini berfungsi mengatur arus kendaraan sebelum memasuki pelabuhan sehingga kepadatan dapat dikelola dengan lebih baik.

Kesiapan tersebut juga didukung oleh pengamanan terpadu dengan total 1.185 personel di Merak dan 741 personel di Bakauheni yang disiagakan di jalan raya, bufferzone, hingga area pelabuhan. Selain penguatan operasional, ASDP juga menghadirkan fasilitas pendukung yang semakin ramah bagi pengguna jasa. Area pelabuhan kini dilengkapi tenant makanan dan minuman, minimarket, pusat oleh-oleh, hingga ruang bermain anak. Ruang tunggu reguler maupun eksekutif juga dilengkapi pendingin ruangan, mushola, kursi pijat, serta mesin penjual minuman otomatis sebagai ruang rehat sebelum berlayar.

*Ramah Anak*

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi turut mengapresiasi fasilitas ramah anak dan keluarga di pelabuhan. Ia menilai keberadaan ruang bermain anak mampu menciptakan suasana perjalanan yang lebih hangat dan memperkuat interaksi antara orang tua dan anak.

Untuk perjalanan yang lebih optimal, ASDP menghadirkan sistem layanan tiket digital Ferizy yang memudahkan pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan secara lebih praktis dan terjadwal. 

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, melalui platform ini, tiket penyeberangan dapat dipesan hingga H-60 sebelum keberangkatan, dengan e-ticket yang dikirim langsung melalui WhatsApp maupun e-mail, serta didukung beragam metode pembayaran digital yang semakin mempermudah transaksi bagi masyarakat. “Kami dorong masyarakat yang akan mudik, agar membeli tiket sejak jauh hari karena sudah tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pastikan bertiket H-1 dan hindari pembelian melalui calo yang dapat merugikan pengguna jasa,” ujar Heru.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menekankan pentingnya sosialisasi pembelian tiket secara online agar dilakukan secara lebih masif. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci untuk menjaga kelancaran operasional dan mengurangi potensi antrean kendaraan di pelabuhan selama periode mudik.

Dengan kesiapan operasional yang matang serta dukungan sistem digital yang semakin terintegrasi, ASDP bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

*Trafik Ramai Terkendali*

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam periode 12 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB atau H-9, tercatat 254 trip kapal beroperasi.

Realisasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-9 mencapai 41.171 orang atau turun 19,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 51.073 orang.

Kendaraan roda dua tercatat 1.152 unit atau turun 27,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.593 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.364 unit atau turun 27,9% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 6.051 unit. 

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-9 mencapai 10.117 unit atau turun 18,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 12.347 unit.

Adapun akumulasi penumpang dari H-10 hingga H-9 tercatat 75.914 orang atau turun 15,3% dibandingkan tahun lalu sebanyak 89.607 orang, dengan total kendaraan mencapai 18.911 unit atau turun 12,1% dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.514 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode yang sama (H-9), tercatat 123 trip kapal beroperasi. Realisasi penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 35.251 orang atau turun 7,1% dibandingkan tahun lalu sebanyak 37.946 orang.

Kendaraan roda dua tercatat 403 unit atau turun 24,1% dibandingkan tahun lalu sebanyak 531 unit. Kendaraan roda empat mencapai 2.877 unit atau turun 10,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.212 unit. Sementara itu, truk mencapai 4.425 unit atau naik 25,6% dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.524 unit, sedangkan bus tercatat 515 unit atau turun 12,3% dibandingkan tahun lalu sebanyak 587 unit.

Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H-9 tercatat 8.220 unit atau naik 4,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 7.854 unit.

Adapun total penumpang dari H-10 hingga H-9 mencapai 60.558 orang atau turun 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 69.450 orang. Total kendaraan tercatat 14.369 unit atau turun 6,8% dibandingkan tahun lalu sebanyak 15.416 unit.

Satu Tahun Danantara Indonesi, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda melalui 2.000 Paket Sekolah

By On Maret 12, 2026


Jakarta - Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa  (11/3). 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.” ucapnya.

Syukuran satu tahun ini mengusung tema “Satu Danantara”, yang mencerminkan semangat seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi generasi yang mendatang.

Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat, sekaligus memastikan bahwa arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara indonesia,ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda Indonesia.

Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. 

Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.

Sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam mendukung pendidikan generasi muda Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut menyelenggarakan kegiatan penyerahan simbolis paket perlengkapan sekolah yang dipusatkan di Masjid BSI, kawasan Bakauheni Harbour City, Lampung Selatan. 

Dalam kegiatan tersebut, ASDP menyerahkan 2.000 paket perlengkapan sekolah kepada perwakilan anak-anak di Provinsi Lampung. Penyerahan bantuan dilakukan dalam suasana sederhana dan khidmat yang diawali dengan kegiatan keliling Menara Siger, dilanjutkan pengajian, kultum Ramadhan, serta buka puasa bersama.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung tumbuhnya generasi masa depan Indonesia.

“Melalui program ini, ASDP ingin menghadirkan dukungan nyata bagi anak-anak agar tetap memiliki semangat belajar, tumbuh percaya diri, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada pendidikan generasi mudanya,” ujar Heru.

Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia.

“Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia.” tutup Rosan".

Tentang Danantara Indonesia

Danantara Indonesia, dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), adalah badan pengelola investasi strategis yang dibentuk melalui Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2025. 

Sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung pencapaian misi Asta Cita, rencana strategis nasional, serta program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara yang menciptakan nilai tambah lagi. (***/Dwi)

Sambangi Toko Penjual Obat Daftar G, Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler Diduga Lakukan Pembinaan

By On Maret 06, 2026

GARUT, Kabar7.ID - Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler diduga lakukan pembinaan terhadap penjual obat daftar G. 

Hal ini terpantau saat mendatangi salah satu toko yang berlokasi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie No.126 Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar). 

Salah seorang aktivis di Jabar, Teguh Wijaya angkat bicara soal Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong diduga melakukan pembinaan, padahal jelas apa yang mereka jual. 

"Itu bukan penindakan, tapi pembinaan, Bhabinkamtibmas menindak tanpa didampingi oleh Reskrim, kan lucu," ujar Teguh. 

Menurutnya, Bhabinkamtibmas Polsek Tarogong Kaler harusnya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran obat-obatan daftar G yang disalahgunakan. 

"Jadi seolah-olah dan patut diduga Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan alias 'kordi' dong, bukan penindakan," pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Ate Ahmad Hermawan mengatakan bahwa penindakan itu dilakukan anggota Bhabinkamtibmas pada Rabu, 04 Maret 2026. 

“Pada Rabu, 4 Maret 2026, kami mengamankan satu orang penjual obat daftar G di salah satu toko di wilayah Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler," ujar Kapolsek. 

Tugas Pokok Bhabinkamtibmas

Seperti diketahui, Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) bertugas sebagai ujung tombak Polri dalam melakukan pembinaan masyarakat. 

Melakukan penyuluhan di bidang hukum dan Kamtibmas untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. 

Penyalahgunaan Obat Daftar G

Penyalahgunaan obat daftar G (obat keras dengan logo lingkaran merah bergaris tepi hitam dan huruf K di dalamnya) diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia karena berpotensi merusak kesehatan dan berpotensi memicu tindak kriminal. 

Berdasarkan peraturan terbaru, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, ancaman pidana bagi pengedar atau produsen obat daftar G tanpa izin adalah sebagai berikut:

Pasal 435 UU Nomor 17 Tahun 2023: Setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi (termasuk obat daftar G) yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu, dipidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau denda maksimal sebesar Rp 5 miliar.

Pasal 436 Ayat (1) dan (2) UU Nomor 17 Tahun 2023: Mengatur sanksi bagi pihak yang mengedarkan obat keras tanpa keahlian dan kewenangan, yang ancamannya juga berupa pidana penjara dan denda. 

Poin-Poin Penting Terkait Pidana Obat Daftar G:

Pengertian Obat Daftar G: Merupakan obat keras yang hanya dapat diserahkan dengan resep dokter.

Modus Operandi: Seringkali berkedok toko obat, toko handphone, atau pengedar individual.

Dampak Hukum: Penindakan terhadap peredaran ilegal sering melibatkan kepolisian dan BPOM untuk memberikan efek jera.

Jenis Obat: Seringkali berkaitan dengan penyalahgunaan Tramadol, Trihexyphenidyl, dan obat keras lainnya. 

Peredaran obat daftar G secara ilegal merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan aparat Kepolisian wajib melakukan penindakan untuk memberantas jalur distribusi ilegal tersebut. (*/red)

Diduga Informasi Bocor: Penindakan Empat Lokasi Penjual Obat Daftar G Dinilai Tidak Efektif, Kapolsek Tarogong Kaler Jadi Sorotan

By On Maret 04, 2026

GARUT, Kabar7.ID Meski penindakan kerap dilakukan aparat penegak hukum terhadap peredaran obat keras golongan G di wilayah Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), namun aktivitas tersebut diduga terus berlangsung tanpa hambatan berarti. 

Hal ini memunculkan pertanyaan serius soal efektivitas dan integritas penegakan hukum di lapangan. 

Menurut informasi, sejumlah lokasi tersebut sudah ditindak dan viral pemberitaan di beberapa media online. Namun, keempat lokasi tersebut kembali berjualan, diduga kuat terkait dengan adanya "uang kordinasi" 

Namun kebenaran informasi ini masih belum terkonfirmasi dan menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat. 

Diketahui, omzet penjualan para pelaku barang haram tersebut mencapai jutaan rupiah. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan di kawasan tersebut. 

Sejumlah lokasi tersebut, di antaranya di Jalan Ibrahim Adjie Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, dengan omzet Rp 3 juta per hari. 

Lalu, di Jl. Suherman No.64A, Ciatel, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, dengan omzet mencapai Rp 5 juta per hari. 

Kemudian, di Jl. Otista No.15A, Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, dengan omzet mencapai Rp 5 juta per hari. 

Juga di Jl. Raya Cipanas Cimanganten. Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rp 4 juta per hari. 

Beberapa penjaga warung yang ditemui di lokasi secara terang-terangan mengaku adanya “uang koordinasi” kepada oknum aparat penegak hukum, khususnya Polsek Tarogong Kaler. 

Menanggapi kondisi tersebut, seorang Akivis Jawa Barat, Teguh Wijaya menduga adanya indikasi kuat kerja sama. Pasalnya, setiap kali aparat hendak melakukan penindakan, lokasi tersebut kosong. 

Menurutnya, pola yang terjadi bukan lagi kebetulan, melainkan berulang dan sistematis. 

“Ya setiap kali aparat datang, lokasi selalu kosong. Namun anehnya, satu hari kemudian aktivitas penjualan obat keras kembali berjalan normal, seolah tidak pernah ada penindakan. Ini pola berulang yang patut diduga sebagai kebocoran informasi,” tegas Teguh, Rabu, 04 Maret 2026. 

Teguh menilai, kondisi ini sangat berbahaya karena tidak hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. 

Terlebih, kata dia, peredaran obat keras ilegal berdampak langsung terhadap generasi muda dan keamanan lingkungan. 

“Jika aparat hanya datang tanpa hasil, masyarakat akan menilai penegakan hukum sebatas formalitas. Ini persoalan serius karena menyangkut keselamatan masyarakat, bukan sekadar pelanggaran ringan,” ujarnya. 

Ia pun mendesak Kapolres Garut untuk tidak menutup mata dan segera melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan oknum aparat yang diduga bermain mata dengan jaringan pengedar obat keras. 

“Harus ada audit internal. Jika ditemukan oknum yang menyalahgunakan kewenangan, tindak tegas tanpa kompromi. Jangan biarkan satu atau dua oknum merusak marwah institusi,” kata Teguh. 

Lebih lanjut, Teguh menegaskan, penegakan hukum tidak boleh bersifat reaktif, seremonial, atau sekadar merespons laporan sesaat. 

Menurutnya, dibutuhkan langkah berkelanjutan, pengawasan ketat, dan transparansi agar praktik peredaran obat keras ilegal benar-benar bisa diputus. 

“Penindakan harus konsisten dan berkelanjutan. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan penjual obat keras. Jika dibiarkan, ini sama saja memberi ruang tumbuh bagi kejahatan,” pungkasnya. 

Teguh berharap, aparat penegak hukum dapat segera membuktikan komitmen nyata di lapangan, demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Garut, khususnya di wilayah Hukum Polsek Tarogong Kaler. 

Hingga berita ditayangkan, Kapolsek Tarogong Kaler saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya masih bungkam alias diam membisu. (Red/Tim)

Bulan Suci Ramadhan, Aktivitas Sabung Ayam di Belakang Polda Banten Tetap Berjalan

By On Maret 01, 2026


 

Kota Serang – Di tengah kesibukan Kota Serang, tepatnya di Kampung Sewor, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, sebuah aktivitas yang mengundang kontroversi tengah berlangsung. Sebuah galangan sabung ayam yang terletak di belakang Polda Banten diketahui dimiliki oleh Adi dan Ade yang biasa disapa si kembar.

Aktivitas tersebut rutin berlangsung setiap hari Selasa, Sabtu, dan Minggu, dan melibatkan banyak pengunjung yang datang untuk bertaruh.

Menurut sejumlah warga setempat yang enggan disebutkan namanya, keberadaan galangan sabung ayam ini sudah cukup lama menimbulkan keresahan. 

“Ini sudah berlangsung cukup lama, dan yang membuat kami semakin khawatir, terutama di bulan suci Ramadhan seperti sekarang,” ujar salah satu warga, Minggu (1/3).

Tambahnya, “Keberadaan tempat ini mengganggu ketenangan dan ketenteraman kami, apalagi saat bulan puasa.”

Warga juga menyebutkan bahwa keramaian yang ditimbulkan dari aktivitas sabung ayam tersebut cukup mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Selain suara bising yang terdengar hingga malam hari, keberadaan tempat tersebut kerap menjadi tempat berkumpulnya banyak orang yang seolah tidak peduli dengan ketenangan lingkungan sekitar.

Warga setempat berharap agar pihak berwenang, dalam hal ini Aparat Penegak Hukum (APH), segera turun tangan untuk menutup aktivitas yang diduga melibatkan judi ini. 

“Kami berharap aparat segera bertindak, terutama karena ini sangat meresahkan kami di bulan yang penuh berkah ini. Ini kan bulan Ramadhan, waktu yang seharusnya penuh dengan ibadah dan kedamaian,” tambah warga tersebut.

Praktik sabung ayam yang dilakukan di tempat ini diduga melanggar sejumlah peraturan hukum di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan perjudian ilegal. Menurut Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), perjudian, termasuk judi sabung ayam, dapat dijerat dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp25 juta. Selain itu, Pasal 303 bis KUHP menegaskan bahwa setiap orang yang terlibat dalam perjudian atau menyelenggarakan tempat perjudian dapat dihukum dengan pidana yang sama.

Pemerintah dan Aparat Diminta Bertindak Tegas

Sabung ayam, yang biasanya dikaitkan dengan perjudian ilegal, telah menjadi sorotan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Banten. Meskipun pemerintah dan aparat keamanan berupaya keras untuk memberantas praktik ilegal tersebut, masih ada beberapa tempat yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi, seperti di galangan sabung ayam yang ada di Kp. Sewor ini. (Tim)

Polrestabes Bandung Diduga Mandul dalam Memberantas Peredaran Obat Daftar G, Ini Sejumlah Lokasi Penjual Obat Keras yang Diduga Kebal Hukum

By On Februari 13, 2026

KOTA BANDUNG, Kabar7.ID - Beberapa bulan lalu, jutaan ribu butir obat keras dan obat-obatan tertentu (OOT) dimusnahan oleh Polrestabes Bandung, di halaman Satres Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi No.141, Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengungkapkan, sebagian besar pelaku tindak pidana seperti tawuran dan begal di Bandung terbukti mengonsumsi obat keras sebelum beraksi.

"Setiap kali kami tangkap pelaku tawuran atau begal, hampir selalu kami temukan obat keras di tubuh mereka. Tramadol, Double Y, Dextro- ini obat yang kerap disalahgunakan untuk memunculkan keberanian semu,” ungkap Kombes Pol Budi.

Peredaran Obat Keras Makin Marak

Nyatanya, bisnis obat psikotropika daftar G jenis tramadol di Kota Bandung kian marak tak terkendali.

Hampir di setiap sudut kota, obat yang seharusnya hanya bisa ditebus dengan resep dokter ini justru dijual bebas layaknya permen.

Pantauan awak media pada Selasa, 10 Februari 2026, ternyata bukan hanya satu toko saja, ada tiga puluhan toko yang menjual obat daftar G dan kedapatan secara leluasa bertransaksi secara terang-terangan.

Saat awak media mencoba menelisik terkait siapa pemilik toko tersebut, penjaga toko terkesan menutupi, namun akhirnya terbongkar juga melalui penuturan dari masyarakat setempat yang ternyata diduga ada beberapa oknum yang memberikan persetujuan dengan iming-iming upeti, di antaranya pemilik kontrakan, Oknum TNI, dan Polsek setempat dan Polrestabes.

Salah satu masyarakat berharap agar praktek perdagangan obat jenis G segera ditanggulangi dan dilakukan penertiban. Karena perbuatan itu melanggar aturan hukum yang berlaku dan jangka panjangnya akan merusak psikologis pemakainya.

"Alangkah baiknya pemerintah setempat, seperti RT, RW, Pemerintah Kelurahan, Kecamatan juga Polsek setempat, agar segera menutup atau menindak tegas, karena sudah meresahkan masyarakat dan ditakutkan dijual kepada anak-anak di bawah umur," ucapnya.

Pantauan awak media, berikut sejumlah lokasi toko atau warung yang diduga mengedarkan obat terlarang jenis Tramadol, Hexymer di wilayah hukum Polrestabes Bandung:

- Jl. Ruko Astor Kapling No. 3, Pasirjati, Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat.

- Jl. di kawasan Jalan Cibatu Raya, Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat.

- Jalan Raya Ibrahim Adjie, Kebon Waru, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat.

- Jalan Pasir Kaliki No. 25/27, sekitar area Paskal, Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.

- Jalan Raden Dewi Sartika No. 94, Pungkur, Kecamatan Regol, tepat di belakang Terminal Kebon Kalapa.

- Jalan Laswi No. 85A, Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat.

- Jalan Peta, Suka Asih, Kecanatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, tepatnya tidak jauh dari lampu merah.

Diduga Ada Uang Koordinasi

Hasil investigasi di lapangan, beberapa penjaga warung yang ditemui awak media secara terang-terangan mengaku adanya “uang koordinasi” kepada oknum aparat penegak hukum, khususnya Satnarkoba Polrestabes Bandung.

Hal ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda yang sangat rentan terhadap penyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis golongan-G jenis Tramadol dan Hexymer.

Besar harapan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kopolrestabes Bandung untuk menindak lanjuti dengan tegas sejumlah warung yang diduga melakukan penjualan obat-obatan daftar G, agar masyarakat sekitar tidak beropini lain akan adanya aktivitas yang tidak biasa di warung tersebut. (*/red)

Hadapi Dinamika Informasi Global, Krakatau Steel dan PWI Cilegon Gelar Literasi Media Mahasiswa

By On Februari 10, 2026

 


Cilegon – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan literasi media bagi generasi muda sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan ekosistem industri yang adaptif dan berdaya saing. 

Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Krakatau Steel Group bersinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon menggelar kegiatan “Krakatau Steel Group & Journalist Goes to Campus” di STIT Al-Khairiyah Cilegon, Selasa (10/2).

Komitmen Krakatau Steel terhadap Pembangunan SDM Daerah

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa penguatan literasi adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus strategi membangun kualitas SDM nasional.

“Krakatau Steel memandang literasi media sebagai fondasi penting untuk membentuk generasi muda yang kritis, adaptif, dan berkarakter. Melalui sinergi dengan insan pers dan perguruan tinggi, kami menyiapkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan industri serta dinamika informasi global,” ujar Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Membangun Generasi Literasi Media yang Kritis dan Bertanggung Jawab

Mahasiswa sebagai generasi muda harapan bangsa yang akan berperan penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi ke depan. Melalui interaksi langsung dengan insan pers, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai peran media massa, etika jurnalistik, serta tantangan penyebaran informasi di era digital.

Literasi media menjadi kompetensi krusial agar generasi muda mampu bersikap kritis, memilah informasi secara objektif, serta memanfaatkan media sebagai sarana edukasi dan partisipasi publik yang bertanggung jawab. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang cerdas, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas kerja jurnalistik melalui pendekatan yang lebih mendalam dan berbasis kajian.

“PWI melalui berbagai programnya terus berupaya membenahi dunia pers ke depan. Wartawan dituntut tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga mampu melakukan analisis, kajian data, dan verifikasi yang lebih mendalam agar informasi yang disampaikan benar-benar memiliki nilai manfaat bagi publik,” ujar Ahmad Fauzi Chan.

Harapannya melalui kegiatan ini terbangun sinergi berkelanjutan antara wartawan dan akademisi dalam menumbuhkembangkan generasi literasi yang andal.

Peran Pers Dukung Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wakil Ketua II STIT Al-Khairiyah Cilegon, Hj. Nadrotul Uyun, menegaskan bahwa peran insan pers memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak akan tersampaikan secara optimal kepada masyarakat tanpa peran jurnalis. Pers menjadi mitra penting dalam menyebarluaskan nilai-nilai pendidikan, hasil penelitian, serta pengabdian kampus kepada publik secara luas,” ujar Hj. Nadrotul Uyun.

Ia menambahkan, kolaborasi antara kampus dan insan pers diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk lebih tertarik dan terlibat dalam dunia jurnalistik, khususnya di era digital yang sarat dengan tantangan informasi. Ia berharap insan pers terus konsisten menyajikan berita yang mendidik, profesional, dan berintegritas, sekaligus berperan aktif menangkal informasi yang berpotensi memecah belah bangsa.

Sejalan dengan Asta Cita Pembangunan SDM Unggul

Inisiatif ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan SDM yang unggul dan berintegritas. Penguatan kapasitas literasi ini diharapkan melahirkan generasi yang matang secara akademik sekaligus bijak dalam menyikapi arus informasi.

Penguatan kapasitas generasi muda melalui literasi informasi diharapkan mampu melahirkan SDM yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga matang dalam menyikapi arus informasi dan perubahan sosial.

Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.

Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”, yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.

Viral Mobil Diduga Pelaku Tabrak Lari di Kediri Dirusak Massa

By On Februari 09, 2026

Perusakan mobil pelaku tabrak lari di Kediri. 

KEDIRI, Kabar7.ID – Viral di media sosial video yang memperlihatkan perusakan mobil oleh massa. Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Raya Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim), tepatnya di depan Mapolsek Kras, pada Minggu, 08 Februari 2026, sekitar pukul 01.45 WIB.

Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Mega Satriatama membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Kediri.

Menurutnya, kejadian itu berawal dari dugaan tabrak lari di Desa Ngemplak, Kabupaten Tulungagung.

“Benar, kejadian dalam video viral tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Purwodadi, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, tepatnya di depan Mapolsek Kras,” ujar AKP Mega Satriatama kepada wartawan, Minggu, 08 Februari 2026.

AKP Mega Satriatama menjelaskan, setelah kejadian tabrak lari di wilayah Tulungagung, warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Warga yang melihat langsung kejadian tabrak lari tersebut melakukan pengejaran hingga masuk wilayah Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri,” ujar AKP Mega.

Dalam proses pengejaran, warga sempat berkoordinasi dengan anggota Satlantas Polres Tulungagung yang tengah membubarkan balap liar di Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Namun, saat akan dihentikan, pelaku tidak mengindahkan dan terus melarikan diri.

“Anggota Satlantas Polres Tulungagung bersama warga sudah berupaya menghentikan kendaraan pelaku, namun yang bersangkutan tidak berhenti sehingga terus dilakukan pengejaran,” tutur AKP Mega.

Kendaraan pelaku akhirnya berhasil dihentikan di Jalan Raya Desa Purwodadi, tepat di depan Mapolsek Kras. Selanjutnya, pelaku diamankan oleh Satlantas Polres Tulungagung.

Pelaku diketahui bernama Moch. Dimyati (62), warga Desa Bago, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Ia mengemudikan kendaraan dengan nomor polisi AG 1230 OI.

“Untuk pelaku beserta barang bukti kendaraan saat ini sudah diamankan oleh Satlantas Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (*/red)

Jamaah Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang Tembus 107.000 Orang

By On Februari 09, 2026

MALANG, Kabar7.ID – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) mencatat lebih dari 107.000 jemaah yang mengikuti Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), pada 7-8 Februari 2026.

Sekretaris PWNU Jatim, DR HM Faqih mengatakan, hingga hari pertama pelaksanaan, jumlah jemaah yang tercatat mencapai 107.049 orang.

“Hingga Sabtu 7 Februari tercatat jemaah sudah 107.049 jamaah, kalau dibulatkan 107 ribu. Mereka datang menggunakan 1.283 bus, ribuan mobil, dan sepeda motor,” kata Faqih, Minggu, 08 Februari 2026.

Dari total tersebut, sebanyak 79.049 jamaah berasal dari Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim, sementara 28.000 lainnya merupakan warga Muslimat NU.

Para peserta juga menggunakan 6.476 mobil dan 5.413 sepeda motor, yang dikoordinasikan dalam sembilan zona dengan sembilan person in charge (PIC) dari PWNU Jatim.

Terpisah, Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim, Masykuri Bakri, mengakui jumlah jamaah jauh melampaui kapasitas Stadion Gajayana.

Ia menyebut, antusias jemaah membludak dari jumlah yang diperkirakan.

“Kapasitas tribun stadion hanya sekitar 35 ribu orang. Karena itu, sebagian besar jamaah berada di luar area stadion,” ujarnya.

Sebagai solusi, panitia memasang sejumlah videotron di luar stadion hingga radius sekitar tiga hingga empat kilometer, agar jamaah yang duduk menyebar tetap bisa mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dengan khidmat. 

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas mendapat dukungan penuh dari Polda Jatim, Kodam, serta Dinas Perhubungan Jatim.

Untuk diketahui, Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang digelar di Stadion Gajayana diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Jatim. 

Acara tersebut berlangsung selama dua hari, 7-8 Februari 2026, dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto, jajaran Menteri, serta sejumlah Tokoh Agama. (*/red)

Update Dampak Angin Kencang di Banyuwangi, 52 Rumah Rusak

By On Februari 09, 2026

Rumah rusak akibat terjangan hujan lebat disertai angin kencang di Banyuwangi, Jatim. 

BANYUWANGI, Kabar7.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan.

Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mendapati ada sebanyak 52 rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana mengatakan, kerusakan paling parah di Tembokrejo, sejumlah atap rumah warga habis tersapu angin. Sementara dua rumah di Desa Temuguruh dinding dapurnya ambruk.

“Kerusakan mulai ringan hingga berat. Tapi kebanyakan rusak ringan pada bagian atap,” ujar Partanan, Minggu, 08 Februari 2026.

Menurut Partana, jumlah kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Sempu. Di kecamatan tersebut terdata ada 49 KK dan enam kandang ayam yang tersebar di tiga desa mengalami kerusakan ringan hingga berat, di antaranya Desa Karangsari, Desa Temuguruh, dan Desa Temuasri.

Sisanya, ada tiga KK di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar juga menjadi korban sapuan hujan lebat disertai angin kencang.

Untuk bantuan awal, Pemkab Banyuwangi telah menyalurkan sejumlah bahan kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk perlindungan sementara. Selanjutnya, Pemkab Banyuwangi akan melakukan pendataan untuk bantuan bahan bangunan.

Diketahui sebelumnya, angin puting beliung menerjang Kecamatan Sempu dan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu sore, 07 Februari 2026.

Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga parah.

Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap dan bangunan rumah. Bahkan, satu bangunan dapur milik warga dilaporkan roboh. (*/red)

Menkomdigi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026, Soroti Etika Pers di Era AI

By On Februari 09, 2026

SERANG, Kabar7.ID – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid secara resmi membuka Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026  di Hotel Aston Serang, Banten, Minggu, 08 Februari 2026.

Konvensi yang mengusung tema “Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik” tersebut dihadiri ratusan tokoh pers nasional, pimpinan media, konstituen Dewan Pers, serta praktisi komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pidato kuncinya, Meutya Hafid menekankan pentingnya transformasi digital yang tetap berorientasi pada kepentingan publik, terutama di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurut Meutya, AI bukan sekadar alat efisiensi kerja, tetapi juga menghadirkan tantangan serius bagi etika jurnalistik.

Ia menegaskan teknologi harus menjadi pendukung kerja wartawan, bukan menggantikan peran manusia dalam verifikasi informasi dan fungsi kontrol sosial.

“Transformasi digital tidak boleh menggerus pilar demokrasi. Kita harus memastikan pers tetap sehat, kredibel, dan berintegritas,” ujar Meutya.

Ia mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan kebijakan digital yang lebih komprehensif untuk melindungi ekosistem informasi nasional.

Regulasi tersebut diharapkan menciptakan hubungan yang lebih adil dan transparan antara platform digital global dan media lokal.

Meutya juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pers, khususnya melalui pelatihan kecakapan digital bagi wartawan di daerah.

Langkah ini dinilai krusial untuk memperkecil kesenjangan kualitas informasi antara pusat dan daerah.

Selain itu, Menkomdigi menegaskan komitmen pemerintah dalam menyempurnakan implementasi publisher rights melalui koordinasi intensif dengan Dewan Pers dan organisasi konstituen.

Transparansi kebijakan, kata dia, menjadi kunci keberlanjutan industri media nasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menyatakan disrupsi digital merupakan keniscayaan dalam sejarah peradaban manusia.

Meski demikian, ia menilai publik akan selalu membutuhkan media arus utama yang mampu menyajikan informasi jernih dan dapat dipercaya.

“Di tengah banjir informasi dan konten toksik, masyarakat justru mencari ‘air bersih’. Di situlah peran utama pers sebagai penyaring fakta,” kata Komaruddin.

Ia mengibaratkan disrupsi digital sebagai banjir lumpur yang merusak, tetapi sekaligus dapat menyuburkan jika dikelola dengan baik melalui inovasi dan adaptasi.

Menurut Komaruddin, media arus utama tetap menjadi rujukan publik karena memiliki tanggung jawab etik, verifikasi, dan nilai kemanusiaan yang tidak dapat digantikan oleh mesin.

Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan revitalisasi pers nasional dalam menghadapi tantangan teknologi, sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kualitas jurnalisme Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi nasional serta diskusi panel yang menghadirkan pakar teknologi dan tokoh media untuk membahas regulasi AI, etika jurnalistik, dan perlindungan hak cipta karya pers di ruang digital. (*/red)

Merasa Dibekingi Ulama Besar NU, Prabowo: Saya Jadi Lebih Berani Membela Rakyat

By On Februari 09, 2026

Presiden Prabowo Subianto. 

JAKARTA, Kabar7.ID – Presiden Prabowo Subianto menyebut, keberadaan Nahdlatul Ulama (NU), para kiai, dan ulama besar memberi dorongan moral baginya untuk semakin berani mengabdi dan membela rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur (Jatim), Minggu, 08 Februari 2026.

"Setiap kali saya muncul di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah-tengah santri-santriwati, di tengah-tengah kiai apalagi ada kiai-kiai besar, ulama-ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk, lebih berani untuk berbakti, mengabdi dan membela rakyat Indonesia seluruhnya," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, selama satu abad NU hadir sebagai pilar kebesaran bangsa Indonesia.

Menurutnya, NU selalu tampil menyelamatkan bangsa setiap kali negara dalam keadaan bahaya.

"100 tahun kiprah pengabdian NU telah membuktikan bahwa NU sungguh-sungguh adalah pilar daripada kebesaran bangsa Indonesia. Setiap kali negara dalam keadaan bahaya, NU tampil untuk menyelamatkan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan rasa bahagianya berada di tengah-tengah NU.

Ia merasakan kesejukan dan getaran hati setiap berada di lingkungan NU.

"Setiap kali saya berada di tengah-tengah NU, saya selalu bahagia, saya selalu semangat, karena saya merasakan kesejukan, saya merasakan getaran hati Saudara-saudara dan Saudari-saudari sekalian," ujarnya.

Prabowo juga mengaku merasakan kuatnya semangat persatuan dan kebersamaan di lingkungan NU.

Ia turut menyoroti antusiasme para ibu-ibu NU.

"Saya merasakan semangat persatuan, semangat guyub, semangat ingin menegakkan kedamaian. Saya merasakan harapan, saya merasakan harapan atas bangsa negara yang adil. Apalagi tadi, saya merasakan kuatnya tangan emak-emak dari NU ini. Luar biasa kekuatan emak-emak ini," pungkasnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *