Kinerja Ekonomi Banten Menguat, Angka Pengangguran dan Kemiskinan Turun
On Februari 06, 2026
SERANG – Kinerja perekonomian Provinsi Banten sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Banten berada di atas rata-rata nasional, disertai dengan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan.
Berdasarkan rilis resmi BPS, perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tumbuh 5,03 persen. Secara nominal, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita sebesar Rp83,7 juta atau setara USD 5.083,4.
Sementara itu, perekonomian Provinsi Banten justru tumbuh lebih tinggi. Pada tahun 2025, Banten mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,37 persen, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 4,79 persen. Dari sisi nilai, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten atas dasar harga berlaku mencapai Rp936,20 triliun, dengan PDRB per kapita sebesar Rp74,67 juta atau setara USD 4.532,45.
Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Banten terus menguat hingga akhir tahun.
“Ekonomi Banten pada triwulan IV tahun 2025 tumbuh sebesar 2,22 persen, sehingga secara kumulatif sepanjang tahun mencapai 5,64 persen. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Yusniar dalam siaran pers BPS, Kamis (5/2/2026).
Selain pertumbuhan ekonomi, indikator ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banten pada November 2025 tercatat sebesar 6,63 persen, turun dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 6,69 persen.
BPS mencatat, jumlah penduduk bekerja di Banten pada November 2025 mencapai 6,05 juta orang, atau bertambah 296,34 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,19 juta orang bekerja di sektor formal, meskipun secara proporsi mengalami penurunan tipis dibandingkan periode sebelumnya.
Dari sisi kesejahteraan sosial, angka kemiskinan di Banten juga terus mengalami penurunan. Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 5,51 persen, turun 0,12 persen poin dibandingkan Maret 2025, serta turun 0,19 persen poin dibandingkan September 2024.
Secara absolut, jumlah penduduk miskin di Banten pada September 2025 tercatat 760,85 ribu orang, berkurang 11,9 ribu orang dibandingkan Maret 2025 dan turun 16,64 ribu orang dibandingkan September 2024.
Berdasarkan wilayah, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2025 sebesar 5,35 persen, menurun dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 5,58 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan di perdesaan tercatat 6,27 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Maret 2025 yang berada di angka 5,89 persen.
Dengan capaian tersebut, BPS menilai perekonomian Banten sepanjang 2025 menunjukkan kinerja yang solid, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, peningkatan penyerapan tenaga kerja, serta penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran.(Adv)






