Kabar Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada Ritual Yadnya Kasada, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup 30 Mei hingga 2 Juni 2026

By On Mei 25, 2026

Kawasan Wisata Gunung Bromo. 

MALANG, Kabar7.ID - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan penutupan total aktivitas wisata di Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya. 

Langkah itu diambil guna menghormati kelancaran ritual Yadnya Kasada Tahun 2026. 

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kawasan wisata akan disterilkan dari aktivitas pelancong selama beberapa hari. 

"Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak hari Sabtu tanggal 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Selasa tanggal 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB," ujar Rudijanta kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026. 

Selama masa penutupan, kata dia, akses masuk diatur secara ketat. Pada tanggal 30 Mei hingga 1 Juni 2026. 

Kawasan Bromo hanya terbuka bagi masyarakat yang akan mengikuti ritual Yadnya Kasada dengan identitas yang sesuai ketentuan. 

Sementara itu, sehari setelahnya akan difokuskan untuk pemulihan lingkungan. 

"Tanggal 2 Juni 2026 kawasan hanya terbuka untuk masyarakat dan petugas yang berkepentingan dalam melakukan pembersihan kawasan pasca Yadnya Kasada," jelasnya. 

Rudijanta menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam taman nasional setelah upacara selesai. 

Bagi para wisatawan yang sudah merencanakan liburan, Rudijanta menyampaikan bahwa gerbang wisata akan segera dibuka kembali setelah seluruh rangkaian ritual dan aksi kebersihan rampung. 

"Pengunjung dapat kembali melakukan kunjungan wisata ke kawasan Bromo dan sekitarnya pada tanggal 3 Juni 2026 mulai pukul 01.00 WIB," pungkasnya. 

TNBTS juga mengimbau seluruh masyarakat, pengunjung, serta para pelaku jasa wisata untuk memperhatikan dan mematuhi agenda penutupan kawasan Gunung Bromo demi menjaga kekhidmatan adat sekaligus kelestarian kawasan. (*/red)

Gubernur Andra Soni Optimis Anyer-Carita Kembali Jadi Destinasi Wisata Unggulan

By On Mei 18, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita, di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang, Minggu, 17 Mei 2026. 

SERANG, Kabar7.ID - Sektor pariwisata di wilayah Provinsi Banten terus memperlihatkan kebangkitan, khususnya di destinasi wisata pantai Anyer-Carita. 

Kebangkitan tersebut didukung oleh berdirinya hotel, resor, dan fasilitas pendukung baru guna menampung wisatawan. 

Hal tersebut dikatakan Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita, di Jalan Raya Anyer-Sirih, Kabupaten Serang, Minggu, 17 Mei 2026. 

​"Pasca 2018, wisata kita sempat drop, tetapi Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ujar Andra Soni. 

Menurutnya, kebangkitan pariwisata di kawasan pesisir barat Banten tersebut tidak terlepas dari pembenahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama para pelaku pariwisata. 

Dia mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan hingga pembinaan pelaku usaha dan kelompok sadar wisata (pokdarwis). 

Provinsi Banten, kata dia, memiliki potensi wisata yang lengkap dan berdaya saing dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, mulai dari wisata pantai, gunung, air terjun (curug), laut, pulau, budaya, hingga wisata religi. 

"Di sekitar Jakarta tidak ada potensi seperti Banten. Punya pantai, gunung, curug, laut, pulau, kebudayaan, hingga wisata religi; lengkap semuanya,” ujarnya. 

Ia juga optimis akses menuju kawasan wisata Anyer–Cinangka–Carita akan semakin baik seiring dengan segera rampungnya Jalan Tol Serang–Panimbang. 

Kehadiran investasi di sektor pariwisata dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat daya tarik wisata Banten. 

"Alhamdulillah, dalam waktu dekat Tol Serang–Panimbang selesai, sehingga akses ke sini akan semakin bagus,” imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi dari seluruh pihak dalam membangun sektor pariwisata nasional. 

Pihaknya akan turut mendorong pengembangan desa wisata di kawasan penyangga Anyer, Cinangka, dan Carita agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi selain wisata pantai. 

"Pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan superman, melainkan superteam. Tidak mungkin negeri ini bisa maju kalau tidak berkolaborasi,” ujar Yandri. 

Yandri menambahkan, keberadaan resor berskala internasional juga harus memberikan dampak bagi desa di sekitarnya. 

"Kita ingin orang yang menginap di Mövenpick tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga bisa berwisata ke desa-desa, menikmati budaya, kuliner, air terjun, dan potensi lainnya," ujarnya. 

Sementara itu, Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia-Malaysia, Adi Satria mengatakan, Mövenpick Resort Carita menjadi resor Mövenpick kelima di Indonesia. 

"Dengan dibukanya Mövenpick Resort Carita, kami yakin akan semakin memperkuat kehadiran Accor di destinasi-destinasi pesisir di Indonesia,” ujar Adi. 

Adi menjelaskan, Accor saat ini menaungi lebih dari 6.000 hotel dengan 40 merek di 110 negara. Sementara itu, Mövenpick telah berkembang di 40 negara dengan lebih dari 140 hotel dan resor. 

General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Keramaris berharap kehadiran resor tersebut dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Banten secara keseluruhan. 

"Kami berharap Mövenpick dapat menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tuturnya. 

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Serang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*/red)

Tinjau Tahura Carita, Gubernur Andra Soni: Bisa Dukung Perekonomian Masyarakat

By On Mei 30, 2025


PANDEGLANG, Kabar7.ID Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Carita yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memiliki potensi untuk mendukung perekonomian masyarakat lokal.

Pasalnya, kawasan itu berhadapan langsung dengan Pantai Carita yang bisa dikemas menjadi destinasi wisata terpadu.

Hal itu dikatakan Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), di Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 28 Mei 2025.

“Tahura Banten ini luar biasa, semua bisa kita optimalkan untuk mendukung ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Tahura yang berhadapan langsung dengan Pantai Carita menjadikannya kawasan strategis untuk dijadikan satu kesatuan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang.

“Di Banten kita lihat bagaimana Tahura merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, karena lokasinya yang langsung terhubung dengan laut. Ke depan, akan kita kelola dan tata dengan baik agar bisa menjadi destinasi wisata terpadu terbaik di Pandeglang,” ujar Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga berdialog dengan para pedagang dan pengunjung Curug Putri, Kawasan Tahura Carita. Sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan memanfaatkan potensi daerah secara bijak demi kemakmuran bersama.

Kunjungan Andra Soni ke Tahura Carita juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Carita.

Dalam momen tersebut, Andra Soni menyampaikan pentingnya menggali dan mempromosikan potensi daerah sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Andra Soni menegaskan, dukungan Pemprov Banten terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal, termasuk Pesta Laut yang rutin diselenggarakan oleh masyarakat nelayan pesisir.

“Pesta Laut adalah tradisi yang bukan hanya memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir, tapi juga bisa menjadi magnet wisata. Pemprov Banten mendukung penuh semua upaya pelestarian dan pemanfaatan potensi daerah dalam rangka pengembangan pariwisata,” tuturnya.

Turut mendampingi, anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Erin Febiana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten Wawan Gunawan, serta jajaran dinas terkait.

Rombongan menyusuri aliran sungai, meninjau langsung Curug Gendang dan Curug Putri yang menjadi daya tarik wisata air di kawasan Tahura. (*/red)

Wisatawan Asal Bogor Hilang di Pantai Goa Langir Lebak, Diduga Terseret Ombak

By On April 04, 2025


LEBAK, Kabar7.ID Seorang wisatawan asal Kabupaten Bogor dikabarkan hilang diduga terseret ombak saat berenang di Pantai Goa Langir, Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. 

“Satu wisatawan dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Goa Langir pagi hari ini,” kata Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto kepada wartawan, Kamis, 03 April 2025.

Menurut Rizky, korban laki-laki berinisial RP (20). Peristiwa itu tersebut terjadi pada Kamis pagi, 03 April 2025, saat korban bersama tiga orang temannya bermain di sekitar pantai.

Ketiga temannya sempat melihat korban terseret ombak dan mencoba menolong. Namun, korban terus terbawa ombak hingga hilang.

“Korban tergulung ombak dan terseret ke tengah laut yang mengakibatkan korban tenggelam,” ujarnya.

Laporan itu, kata Rizky, ditindaklanjuti tim gabungan dengan melakukan pencarian di darat dan laut. Hingga sore hari, korban belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan Jumat,  04 April 2025.

“Penyisiran darat dilakukan sejauh dua kilometer ke arah timur Pantai Goa Langir, Pantai Sawarna dan Pantai Tanjung Layar. Sedangkan pencarian di laut dilakukan ke arah barat Pantai Karang Bokor,” pungkasnya. (*/red)

Kawasan Wisata Anyer Padat, One Way Diterapkan

By On April 04, 2025


SERANG, Kabar7.ID Masa libur Lebaran 2025, kawasan wisata pantai di Anyer, Banten, tampak dipenuhi wisatawan.

Polisi juga menerapkan sistem lalu lintas satu arah atau one way untuk mencegah kepadatan.

Jajaran Polda Banten telah melakukan pengamanan di sejumlah lokasi wisata dan juga jalan menuju lokasi wisata.

Pemantauan arus lalu lintas juga dilakukan melalui udara menggunakan drone pada Kamis siang, 03 April 2025.

Hasil pemantauan, jalan lintas selatan Anyer - Carita terpantau ramai lancar. Jalanan tampak didominasi kendaraan pribadi, seperti mobil dan sepeda motor.

Polisi pun menerapkan sistem one way ke arah lokasi wisata di Anyer - Carita secara bertahap, yakni pukul 08.00 WIB, pukul 09.00 WIB, dan pukul 10.00 WIB tadi.

Sistem satu arah itu juga akan dilakukan di jalur keluar kawasan wisata mulai pukul 16.00 WIB.

Diketahui, kurang lebih 3.000 mobil dan kurang lebih 6.000 motor telah masuk ke tiga kawasan wisata, di antaranya Pantai Anyer, Pantai Carita, dan Pantai Selatan Lebak.

Selain pengamanan lalu lintas, Polda Banten melakukan pengamanan di lokasi wisata pantai.

Diketahui juga, kurang lebih sudah ada 27 ribu pengunjung yang datang di delapan pantai yang menjadi pusat wisata di Banten.

Personel Polda Banten juga tampak melakukan pengamanan di sekitar area yang dipadati pengunjung.

Polisi juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk menjaga barang pribadi dan keselamatan.

Personel juga memberi teguran tegas kepada pengunjung yang berenang ke area berbahaya. Selain itu, ada tim SAR yang disiagakan di pantai. (*/red)

Rakor Persiapan Siaga Wisata Bersama Wamenpar Ni Luh, Gubernur Andra Soni: Banten Punya Semua Potensi

By On Maret 22, 2025


SERANG, Kabar7.ID Provinsi Banten memiliki semua potensi wisata. Tempat wisata harus menjadi berkah bagi masyarakat sekitar.

Hal itu dikatakan  Gubernur Banten, Andra Soni saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Siaga Wisata bersama Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, di Aula Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, Kamis, 20 Maret 2025.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengoptimalkan potensi-potensi wisata yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Provinsi Banten kata dia, memiliki potensi yang sangat besar terhadap destinasi wisata, di antaranya destinasi wisata pantai, karena Provinsi Banten memiliki garis pantai yang sangat panjang.

Dalam mengoptimalkan potensi wisata di Provinsi Banten, lanjut dia, dibutuhkannya sinergi dan kolaborasi semua pihak. Sehingga dampak terhadap masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata.

“Target Pemprov Banten disektor pariwisata bukan untuk meningkatkan PAD, tetapi bagaimana ini dapat memberikan efek positif bagi masyarakat. Dengan kolaborasi kita, wisata bisa mengurangi kemiskinan,” ujarnya.

Andra Soni berharap ekosistem destinasi wisata di Provinsi Banten dapat dimaksimalkan, sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Kita juga mendorong untuk membuat festival dalam mengenalkan destinasi wisata, namun ekosistem destinasi wisata harus diperbaiki dahulu. Saya ingin itu bermanfaat bagi masyarakat dan pertumbuhan serta perputaran ekonomi di masyarakat berjalan,” pungkasnya. 

Andra Soni juga mengungkapkan soal efesiensi anggaran yang dilakukan saat ini oleh Pemprov Banten bertujuan untuk menghilangkan dan membongkar kebiasaan lama yang tidak produktif.

“Sejak menjabat Gubernur, saya melakukan efesiensi. Pertama efesiensi perjalan dinas dan pejalanan ke luar negeri, dari efesien itu kita bisa bikin sekolah gratis tahun 2025 serta efesiensi tersebut kita bisa membangun jalan desa dan mungkin itu menjadi salah satu akses wisata,” jelasnya.

Sementara, Wamenpar Ni Luh Puspa berharap Provinsi Banten dapat mengoptimalkan potensi destinasi wisatanya pada momentum libur lebaran tahun ini. Terlebih setiap tahunnya banyak wisatawan yang mengunjungi sejumlah pantai yang berada di Provinsi Banten.

“Kalau bicara Banten, itu ada pantainya panjang dan setiap tahun kita selalu deg-degan setiap masuk musim libur, jangan ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Ni Luh, pemerintah harus menggiatkan proses edukasi kepada wisatawan. Sehingga mereka merasa aman dan nyaman saat berwisata.

“Kita mengedukasi masyarakat itu yang penting sekali, apa yang boleh dan tidak dilakukan wisatawan. Itu harus terus kita ingatkan,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya memprediksikan setidaknya terdapat dua juta orang yang bergerak ke Provinsi Banten pada libur lebaran. Sehingga hal itu harus dapat dioptimalkan oleh pemerintah daerah.

“Berdasarkan data Kemenhub, tahun ini diperkirakan ada 145 juta masyarakat atau 52 persen melakukan pergerakan, baik mudik dan wisata, dari 52 persen itu ada 1,7 persen yang melakukan perjalanan sekitar Banten,” jelasnya.

“Kita harus menangkap potensi dari libur lebaran yang panjang ini, berikan pengalaman wisatwan yang baik. Maka itu akan membuat wistawan kembali lagi karena ada value untuk menarik wisawatan,” pungkasnya. (*/red)

OYO Travelopedia 2024: Jakarta dan Jawa Barat Puncaki Daftar Pemesanan, Tahun Baru Jadi Momen Puncak

By On Desember 19, 2024


OYO semakin diminati di Penajam Paser Utara yang mencatat pertumbuhan pemesanan tertinggi dalam kategori kota bisnis.

JAKARTA, Kabar7.ID – Perusahaan teknologi perhotelan global OYO telah merilis laporan tren perjalanan tahunan, OYO Travelopedia Indonesia 2024, yang mengungkap pola dan preferensi perjalanan teratas dari wisatawan Indonesia selama setahun terakhir.

Laporan ini mengumpulkan informasi, statistik, dan analisis yang diambil dari jutaan pemesanan perjalanan yang dilakukan antara 1 Januari dan 1 Desember 2024.

Fakta menarik dari OYO Travelopedia Indonesia 2024 meliputi:

Kota Paling Banyak Dipesan

Jakarta menjadi destinasi unggulan pada 2024, sebagai kota paling banyak dipesan di Indonesia. Diikuti oleh Bandung yang terkenal dengan iklimnya yang sejuk dan memiliki berbagai lokasi wisata alam maupun kuliner, Medan sebagai ibu kota Sumatera Utara, Bali yang merupakan destinasi utama bagi turis mancanegara maupun domestik, serta Yogyakarta yang terkenal dengan situs warisan budaya dan tradisi seni yang mendunia.

Untuk perjalanan wisata, lima destinasi teratas menunjukkan preferensi untuk kota-kota yang menawarkan pengalaman relaksasi, budaya, dan alam.

Bandung memimpin dengan pemandangan yang indah dan pesona urbannya yang khas. Bali tetap menarik sebagai pusat pariwisata global. Malang, dengan iklim sejuk dan kedekatannya dengan objek wisata seperti Gunung Bromo, juga populer.

Solo menarik pengunjung dengan warisan budaya khas Jawa. Sedangkan Bandar Lampung mengundang perhatian dengan keindahan pantainya dan kegiatan ekowisata yang berkembang.

Dalam hal perjalanan bisnis, Jakarta kembali memimpin, menegaskan statusnya sebagai pusat komersial dan ekonomi negara.

Kota-kota bisnis lainnya termasuk Medan, pusat perdagangan strategis di Sumatera; Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia yang dikenal dengan peran pentingnya dalam industri; Tangerang, kota satelit yang ramai dan dekat Jakarta; serta Bekasi, yang berkembang sebagai pusat manufaktur dan logistik.

Di antara destinasi bisnis, Penajam Paser Utara mencatat pertumbuhan pemesanan tertinggi, menunjukkan potensi yang ada di wilayah ini, terutama terkait dengan pengembangan ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara.


Provinsi Paling Banyak Dipesan

Jawa Barat tercatat sebagai Provinsi paling banyak dipesan di Indonesia karena kedekatannya dengan Jakarta, serta didukung oleh beragam opsi perjalanan dan infrastruktur yang baik.

Provinsi ini memiliki destinasi populer seperti Bandung, yang dikenal dengan iklim sejuk, pusat perbelanjaan, dan atraksi alam seperti Tangkuban Parahu dan Kawah Putih, serta Bogor dan Garut yang disukai karena pemandangan indah dan  wisata alamnya.

Provinsi dengan catatan pemesanan terbanyak diikuti oleh DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah yang dikenal dengan warisan budaya yang kaya dan situs sejarah ikonik.

Provinsi-provinsi teratas ini mencerminkan keragaman lanskap perjalanan Indonesia, dengan kombinasi yang kuat antara pusat bisnis, pusat budaya, dan destinasi yang berfokus pada alam yang terus menarik jutaan wisatawan setiap tahun.

Bulan Paling Banyak Dipesan

April menjadi bulan paling banyak dipesan untuk OYO di Indonesia pada 2024. Bulan ini memiliki kombinasi hari libur publik dan long weekend yang mendorong perjalanan domestik.

Misalnya, Jumat Agung pada 29 Maret berlanjut ke awal April, memberikan kesempatan untuk liburan yang lebih panjang. Selain itu, hari libur lainnya mungkin juga berkontribusi pada lonjakan permintaan perjalanan lokal.

Long Weekend Paling Banyak Dipesan

Long weekend paling banyak dipesan tahun 2024 terjadi pada Hari Kenaikan Yesus Kristus, yang jatuh antara 9 Mei dan 12 Mei. Hari libur ini memberikan kesempatan bagi banyak masyarakat Indonesia untuk menikmati waktu libur yang lebih panjang.

Pada 2024, Hari Kenaikan Yesus Kristus jatuh pada hari Kamis, sehingga masyarakat bisa merencanakan liburan empat hari dengan mengambil cuti sejak Jumat, 10 Mei.

Hari Paling Banyak Dipesan

Hari yang mencatat pemesanan tertinggi  tahun 2024 adalah 1 Januari, Hari Tahun Baru. Tren ini masih sama dengan tren Travelopedia tahun sebelumnya. Beberapa faktor berkontribusi pada lonjakan pemesanan untuk 1 Januari 2024.

Periode Tahun Baru menandai puncak musim liburan panjang yang mencakup Natal (25 Desember) dan liburan sekolah.

Banyak wisatawan merencanakan perjalanan yang berlangsung antara Natal dan Hari Tahun Baru, dengan 1 Januari sebagai hari terakhir untuk menikmati liburan sebelum kembali ke rutinitas kerja dan sekolah.

Country Business Operations Head, Hendro Tan mengatakan, informasi ini menggambarkan beragam preferensi perjalanan Indonesia, menyoroti destinasi yang sudah mapan ataupun yang sedang berkembang untuk perjalanan bisnis dan wisata pada 2024.

“Selain itu, ada peningkatan minat terhadap destinasi yang kurang dikenal, mencerminkan perubahan pola perjalanan dan potensi pengembangan infrastruktur pariwisata di daerah tersebut,” ujarnya.

Beberapa fakta penting lainnya dalam OYO Travelopedia Indonesia 2024:  

Pemesanan dengan masa inap terlama dan terbesar: selama 31 hari di OYO Apartemen Sentraland Karawang di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Hotel dengan pemesanan kamar terbanyak: Super OYO Townhouse 2 Hotel Gunung Sahari; SUPER OYO Collection O Hotel Pasar Baru Heritage, Bandung; Super OYO Townhouse OAK Hotel Fiducia Pondok Gede, Jakarta; Super OYO Townhouse 1 Hotel Salemba, Jakarta; dan Super OYO Collection O Hotel Fiducia Otista 153 - 157, Jakarta.

Tentang OYO

OYO adalah platform global yang memberdayakan pengusaha serta pemilik properti dan akomodasi kecil dengan menyediakan teknologi lengkap untuk meningkatkan pendapatan dan memudahkan operasi; menghadirkan akomodasi yang mudah dipesan, terjangkau, dan terpercaya bagi pelanggan di seluruh dunia.

OYO menawarkan 40 lebih produk dan solusi terintegrasi kepada patron yang mengoperasikan lebih dari 170 ribu properti dan rumah di seluruh India, Eropa, Asia Tenggara, dan 35 negara lainnya, per 30 September 2022.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.oyorooms.com.


(*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *