Kabar Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
POPDA XII Banten Resmi Berakhir, Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028

By On Juni 17, 2026

Kabupaten Tangerang bersiap jadi tuan rumah POPDA XIII Banten 2028. 

CILEGON, Kabar7.ID - Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten Tahun 2026 resmi ditutup di Stadion Geger Cilegon oleh Gubernur Banten, Andra Soni, Rabu, 17 Juni 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di semua cabang olahraga. 

Kontingen Kabupaten Tangerang berhasil meraih total 167 mendali dengan rincian 50 emas, 56 perak dan 61 perunggu. 

"Atlet-atlet kita sudah luar biasa berjuang di seluruh cabang olahraga. Alhamdulillah, kemarin pertandingan final sepak bola ditutup dengan kemenangan kita 1-0 melawan Kota Tangerang," ujar Maesyal Rasyid. 

Meski capaian yang diraih cukup membanggakan, dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan langsung bergerak melakukan evaluasi menyeluruh di setiap cabang olahraga. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan besar, mengingat Kabupaten Tangerang telah dipercaya oleh Gubernur Banten untuk menjadi tuan rumah perhelatan POPDA berikutnya pada tahun 2028. 

"Kita dipercaya oleh Pak Gubernur selaku tuan rumah untuk tahun 2028. Tentunya, banyak sekali yang harus kita persiapkan dari sekarang, salah satunya adalah pembenahan dan kesiapan sarana olahraga. Insya Allah, mulai tahun 2027, semua fasilitas sarana olahraga akan mulai kita persiapkan secara matang," ucapnya. 

Di hadapan para atlet pelajar, Bupati Maesyal Rasyid juga membakar semangat mereka agar tidak cepat puas atas capaian yang telah diraih dan tidak berkecil hati bagi yang belum meraih hasil maksimal. 

Menurut dia, perjalanan karier para atlet muda Kabupaten Tangerang masih sangat panjang, terlebih ada agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta POPDA mendatang yang sudah menanti di depan mata. 

"Harus tetap semangat, jangan kecil hati! Perjalanan masih panjang. Dua tahun yang akan datang kita akan jadi tuan rumah, kesempatan bagi anak-anak kita masih sangat terbuka lebar," ujarnya. 

Sebagai bentuk apresiasi nyata dan komitmen dalam menyejahterakan para pejuang olahraga, Bupati Tangerang memastikan pemerintah daerah akan menyiapkan bonus khusus bagi para atlet yang berprestasi. 

"Kami selalu mendoakan agar prestasi olahraga mereka berjalan beriringan dengan prestasi akademis di sekolah masing-masing," pungkasnya. (*/red)

Tutup Popda XII Tahun 2026, Gubernur Andra Soni Targetkan Ekosistem Pembinaan Olahraga

By On Juni 17, 2026

Gubernur Banten, Andra Soni saat penutupan gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026, di Stadion Geger Cilegon, Kota Cilegon, Rabu, 17 Juni 2026. 

CILEGON, Kabar7.ID - Gubernur Banten, Andra Soni secara resmi menutup gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026, di Stadion Geger Cilegon Kota Cilegon, Rabu, 17 Juni 2026. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni menyatakan pihaknya menargetkan pembangunan ekosistem atlet terpadu. 

Menurutnya, prestasi olahraga adalah cerminan daya saing sebuah daerah. 

Untuk itu, kata dia, pada Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025, kontingen Banten berhasil menembus posisi lima besar nasional. 

"Ini bukti nyata bahwa sistem pembinaan di Banten telah berada pada jalur yang tepat," ujar Andra Soni. 

Meski demikian, lanjut Andra Soni, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen penuh memperkuat ekosistem atlet melalui pengelolaan terpadu dan komprehensif. 

"Pembinaan yang mencakup identifikasi bakat dini, pelatihan berjenjang, peningkatan kualitas pelatih, dukungan sport science, pembinaan mental, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan olahraga, penyediaan kompetisi berkelanjutan, hingga modernisasi fasilitas olahraga," tuturnya. 

Andra Soni menegaskan, Popda merupakan salah satu pengembangan ekosistem olahraga. 

"Popda bukan sekadar ajang kompetisi. Popda merupakan wahana pembinaan karakter, sarana pengembangan potensi generasi muda, sekaligus instrumen strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet pelajar terbaik yang akan menjadi kebanggaan Provinsi Banten di masa yang akan datang," pungkasnya. 

Andra Soni mengaku bangga atas pelaksanaan Popda XII Tahun 2026. 

"Melalui ajang ini, kita menyaksikan semangat juang, disiplin, kerja keras, sportivitas, dan persahabatan yang ditunjukkan oleh para atlet pelajar dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menyampaikan, Popda XII Tahun 2026 berlangsung pada tanggal 8 hingga 17 Juni 2026. 

Secara umum, kata Ahmad Syaukani, Popda XII Tahun 2026 berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. 

"Dinamika yang terjadi di lapangan masih dalam koridor dan semangat pertandingan untuk menunjukkan prestasi yang terbaik dari para atlet pelajar se-Provinsi Banten," ujanya. 

Ahmad Syaukani mengatkan, Kontingen Kota Tangerang tampil sebagai Juara Umum dengan peroleh medali emas sebanyak 106 medali 75 perak, 84 perunggu. 

Disusul Kota Tangerang Selatan dengan perolehan 60 medali emas, 71 perak, 61 medali perunggu. 

Ketiga, Kabupaten Tangerang dengan perolehan 50 medali emas, 56 perak, dan 61 perunggu. 

Selanjutnya, Kota Cilegon dengan perolehan medali 35 emas, 40 perak, dan 58 perunggu. 

Peringkat kelima adalah Kota Serang dengan perolehan medali 28 emas, 19 perak, dan 39 perunggu. 

Kemudian, keenam, Kabupaten Lebak dengan perolehan medali 15 emas, 25 perak, 57 perunggu. 

Peringkat ketujuh, Kabupaten Pandeglang dengan perolehan medali 12 medali emas, 10 medali perak, dan 56 medali perunggu. 

Lalu yang kedelapan adalah Kabupaten Serang dengan perolehan medali 8 medali emas, 18 perak, dan 31 perunggu. 

"Dengan demikian, maka Kota Tangerang keluar sebagai Juara Umum pada Popda XII tahun 2026," pungkas Ahmad Syaukani seraya menyatakan tuan rumah Popda XIII Tahun 2028 adalah Kabupaten Tangerang. (*/red) 

Lolos Seleknas KU-16, Kapolda Banten Apresiasi Maula Sa'ya dan Harap Jadi Inspirasi Atlet Muda

By On April 11, 2026


Banten – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga tenis Provinsi Banten. Atlet muda berbakat, **Maula Sa’ya**, berhasil lolos seleksi nasional (seleknas) kelompok umur 16 tahun. Prestasi ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, yang menyebut pencapaian tersebut sebagai langkah besar bagi kemajuan olahraga tenis di daerah.

Dalam keterangannya, Kapolda Banten menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Maula menembus seleknas. Ia menilai, capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Banten di kancah nasional.

“Ini menjadi harapan sekaligus kebanggaan bagi Provinsi Banten. Kita memiliki atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan ke depan berpotensi hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Keberhasilan Maula diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet tenis lainnya di Banten untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dengan semangat dan kerja keras, bukan tidak mungkin lebih banyak atlet dari Banten yang mengikuti jejak serupa.

Kapolda juga berpesan kepada Maula agar tidak cepat puas dengan pencapaian yang diraih saat ini. Ia mendorong Maula untuk terus meningkatkan intensitas latihan demi mencapai puncak prestasi.

“Kami berharap kesempatan ini bisa menambah semangat dan kekuatan bagi Maula untuk berlatih lebih keras lagi, sehingga ke depan bisa menjadi kebanggaan keluarga, daerah, bahkan Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, sebagai pembina tenis di Provinsi Banten, Kapolda menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap atlet berprestasi. Ia berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mendukung pengembangan atlet.

Tak hanya dari pemerintah, Kapolda juga mengajak pihak swasta, khususnya industri besar yang banyak beroperasi di Banten, untuk turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu bentuk dukungan yang diusulkan adalah konsep “orang tua asuh” atau “ayah angkat” bagi atlet berprestasi.

“Dukungan dari sektor industri sangat penting. Melalui CSR, mereka bisa menjadi ‘ayah angkat’ bagi atlet-atlet berprestasi, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, pembina, dan pihak swasta, diharapkan lahir lebih banyak atlet unggulan dari Banten yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.

Di akhir pernyataannya, Kapolda Banten kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Maula Sa’ya atas keberhasilannya.

“Selamat atas lolosnya Maula Sa’ya dalam seleksi nasional kelompok umur 16. Terus semangat dan berjuang meraih prestasi terbaik,” tutupnya.

Ukir Sejarah, Atlet Tenis Banten Maula Sa’ya Lolos ke Timnas KU-16 Indonesia

By On April 11, 2026


Serang - 
Banten kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia olahraga nasional. Atlet tenis muda berbakat, Maula Sa’ya, berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke Tim Nasional Tenis Indonesia Kelompok Umur (KU) 16 Putri.

Pemanggilan atlet dilakukan oleh PB PELTI berdasarkan kriteria peringkat tertinggi ITF dan nasional. Seleksi nasional (Seleknas) berlangsung pada 8–10 April 2026 di Lapangan Tenis Pakansari, Bogor, Jawa Barat, untuk menentukan skuad yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional Billie Jean King Cup yang dijadwalkan berlangsung di Kazakhstan pada Mei 2026.

Sebanyak 16 petenis junior putri terbaik Indonesia dari berbagai provinsi mengikuti seleksi ketat ini. Mereka saling bertanding dalam sistem kompetisi penuh, sebelum akhirnya dipilih tiga atlet terbaik untuk memperkuat tim nasional.

Di tengah persaingan sengit tersebut, Maula Sa’ya—yang akrab disapa Lula dan baru berusia 14 tahun—mampu menunjukkan performa gemilang. Ia berhasil mengalahkan sejumlah petenis unggulan nasional dan memastikan satu tempat di Timnas KU-16 Putri Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mencatatkan sejarah baru. Maula Sa’ya menjadi petenis junior asal Banten pertama yang berhasil menembus tim nasional secara berjenjang, mulai dari KU-12, KU-14, hingga kini KU-16. Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Banten sekaligus inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Maula Sa’ya menjadi bukti bahwa atlet Banten mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Provinsi Banten. Kehadiran Maula Sa’ya di seleknas KU-16 diharapkan menjadi penyemangat bagi atlet tenis lainnya untuk terus berprestasi dan menunjukkan bahwa Banten mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Ia juga berharap keberhasilan ini menjadi momentum bagi Maula untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan mencapai puncak prestasi, tidak hanya untuk keluarga dan daerah, tetapi juga untuk Indonesia.

Selain itu, dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat penting dalam pengembangan atlet. Kapolda Banten mendorong adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah serta keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial (CSR), khususnya dari industri-industri besar di Banten, untuk menjadi “orang tua asuh” bagi atlet berprestasi.

“Dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar atlet yang sudah berprestasi di tingkat daerah dapat berkembang hingga ke tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.

Dengan semangat dan kerja keras, Maula Sa’ya kini diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Dukungan dan doa dari masyarakat menjadi energi tambahan bagi langkahnya menuju prestasi yang lebih tinggi.

Atlet Renang Banten Torehkan Prestasi Membanggakan, Raih Lima Emas di Popnas 2025

By On November 07, 2025

Atlet renang Banten raih lima mendali Emas di Popnas 2025. 

SERANG, Kabar7.ID Kontingen atlet renang Provinsi Banten menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025.

Hingga Kamis, 06 November 2025, para perenang Banten berhasil menambah tiga medali emas, sehingga total perolehan menjadi lima emas.

Capaian ini menjadi bukti semangat, kerja keras, ketekunan, dan disiplin para atlet dalam berlatih dan bertanding.

Tiga medali emas tambahan disumbangkan oleh Effelyn Loadikia Rose pada nomor 100 meter gaya dada putri, Giovandee Nayaka Surbakti pada nomor 200 meter gaya ganti putra, serta Arief Muhammad pada nomor 50 meter gaya dada putra.

Sebelumnya, cabang olahraga renang telah mempersembahkan dua medali emas melalui Michelle Suryadi Fang pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan putri dan 100 meter gaya kupu-kupu putri.

Selain lima emas, cabor renang juga menorehkan satu medali perak yang diraih Effelyn Loadikia Rose pada nomor 200 meter gaya dada. Tiga medali perunggu turut diraih oleh Giovandee Nayaka Surbakti pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan putra, Raden Mas Khotbah Efren Malika Ramadhan pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra, serta tim estafet putri 4x100 meter gaya bebas yang diperkuat Dara Kezia Samantha Haraphap, Michelle Surjadi Fang, Natasha Angelina Oeoen, dan Vierra Alexander.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.

Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, ketekunan, dan kedisiplinan dalam berlatih. 

“Saya berharap, prestasi ini bisa menular pada cabor lainnya,” ujarnya.

Ahmad Syaukani menambahkan, para atlet Popnas Banten masih akan kembali berlaga pada Jumat, 07 November 2025.

Ia berharap para atlet tetap semangat dan bisa meraih medali. 

“Mohon doa seluruh masyarakat Banten, untuk kembali memboyong medali emas,” tambah Kadispora Provinsi Banten yang biasa disapa Oni.

Popnas XVII Tahun 2025 diselenggarakan bersamaan dengan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI.

Pemerintah Provinsi Banten mengirimkan 176 atlet untuk berlaga di Popnas dan 16 atlet di Peparpenas.

Kontingen Banten berpartisipasi dalam 19 cabang olahraga di Popnas dan empat cabang olahraga di Peparpenas. (*/red)

Tim Sepak Bola Banten Raih Dua Kemenangan di Popnas, Satu Langkah Menuju Juara Grup

By On November 05, 2025

Tim Sepak Bola Popnas Provinsi Banten. 

SERANG, Kabar7.ID Tim sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Provinsi Banten menorehkan hasil gemilang pada ajang Popnas XVII Tahun 2025 di Jakarta.

Dua kemenangan beruntun membuat Banten berpeluang besar menjuarai Grup C cabang olahraga sepak bola.

Tim sepak bola Popnas Banten tergabung di grup C bersama Riau, Bali, dan Sumatera Barat. Mereka meraih tiga poin pertamanya saat menghadapi Riau pada Senin, 03 November 2025, di Stadion ASIOP. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Banten dengan skor akhir 6-1.

Pada babak pertama, Tim Banten unggul melalui gol Aditya Ilham Arhaburrizqi pada menit ke-27, disusul gol Muhammad Islami Rasya di menit ke-30, dan Rifqi Zualinur di menit ke-38.

Setelah unggul 3-0, Tim Riau memperkecil ketertinggalan lewat gol Marcelo pada menit ke-41. Namun, hanya berselang satu menit, Rifqi Zualinur kembali mencetak gol dan menutup babak pertama dengan keunggulan 4-1 untuk Banten.

Meski telah unggul, Banten terus melancarkan serangan di babak kedua. Upaya tersebut membuahkan hasil melalui gol Satria Maulana Febrian di menit ke-51 dan gol ketiga Rifqi Zualinur di menit ke-84. Skor akhir 6-1 memastikan kemenangan telak bagi tim Banten sekaligus mengantarkan Rifqi mencetak hattrick.

Pada laga kedua, Selasa, 04 November 2025, Tim Banten kembali meraih kemenangan atas Bali di Stadion ASIOP dengan skor 401.

Gol-gol kemenangan dicetak oleh Sendi Afriliansyah, Satria Maulana Febrian, dan dua gol tambahan dari Rifqi Zualinur.

Laga terakhir Grup C akan mempertemukan Banten dengan Sumatera Barat pada Rabu, 05 November 2025, di Stadion Tugu. Pertandingan ini menjadi penentu bagi Banten untuk memastikan posisi juara grup.

“Kemarin kita raih kemenangan dan hari ini juga, semoga besok tim sepak bola kita kembali meraih kemenangan dan menjadi juara grup,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani di Jakarta, Selasa, 04 November 2025.

Ia juga berpesan kepada para atlet yang akan bertanding untuk menjaga kesehatan dan menampilkan performa terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Istirahat yang cukup dan tetap jaga kesehatan serta berikan penampilan yang terbaik dan harumkan nama Provinsi Banten,” pungkasnya. (*/red)

Gubernur Andra Soni Sebut Pembinaan Dini Kunci Lahirnya Atlet Berprestasi di Banten

By On Oktober 20, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Piala Gubernur Banten dalam rangka HUT ke-25 Provinsi Banten, di Hall Chandra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu, 18 Oktober 2025. 

TANGERANG, Kabar7.ID Pembinaan atlet harus diperkuat sejak usia dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan regenerasi atlet di Provinsi Banten berjalan berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan prestasi olahraga di berbagai cabang.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Piala Gubernur Banten dalam rangka HUT ke-25 Provinsi Banten, di Hall Chandra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu, 18 Oktober 2025.

“Kegiatan seperti ini bisa menjadi kebanggaan bagi anak-anak, orang tua, dan seluruh masyarakat. Siapa tahu, salah satu dari mereka kelak menjadi juara baik di tingkat nasional maupun lebih tinggi lagi,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, para calon atlet bulutangkis pelajar perlu mendapat pembinaan secara berkesinambungan. Apalagi jika ada dukungan orang tua yang cukup tinggi terhadap kegiatan olahraga mereka.

“Orang tua juga senang anak-anak bisa berkegiatan olahraga, main bulutangkis di tempat yang cukup mewah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk menunjang pengembangan bakat para calon atlet, turnamen semacam ini perlu dijadikan agenda rutin tahunan dengan kemasan yang lebih menarik.

Kompetisi olahraga sejak dini juga bisa menjadi latihan mereka agar lebih siap menjadi atlet. 

“Semuanya dimulai dari proses-proses seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, turnamen bulutangkis antar pelajar ini merupakan langkah awal pembinaan atlet yang dilakukan Pemprov Banten melalui KONI.

Terdapat lima nomor pertandingan dengan dua kategori, yakni tingkat SMP dan SMA. Masing-masing kategori mempertandingkan nomor tunggal putra-putri, ganda putra-putri, serta ganda campuran.

“Total peserta yang mengikuti pertandingan ini sebanyak 220 atlet tingkat SMP dan 142 atlet tingkat SMA. Mereka akan bertanding mulai 18 hingga 19 Oktober 2025,” ujarnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *