Kabar Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Lolos Seleknas KU-16, Kapolda Banten Apresiasi Maula Sa'ya dan Harap Jadi Inspirasi Atlet Muda

By On April 11, 2026


Banten – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga tenis Provinsi Banten. Atlet muda berbakat, **Maula Sa’ya**, berhasil lolos seleksi nasional (seleknas) kelompok umur 16 tahun. Prestasi ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, yang menyebut pencapaian tersebut sebagai langkah besar bagi kemajuan olahraga tenis di daerah.

Dalam keterangannya, Kapolda Banten menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Maula menembus seleknas. Ia menilai, capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Banten di kancah nasional.

“Ini menjadi harapan sekaligus kebanggaan bagi Provinsi Banten. Kita memiliki atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan ke depan berpotensi hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Keberhasilan Maula diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet tenis lainnya di Banten untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Dengan semangat dan kerja keras, bukan tidak mungkin lebih banyak atlet dari Banten yang mengikuti jejak serupa.

Kapolda juga berpesan kepada Maula agar tidak cepat puas dengan pencapaian yang diraih saat ini. Ia mendorong Maula untuk terus meningkatkan intensitas latihan demi mencapai puncak prestasi.

“Kami berharap kesempatan ini bisa menambah semangat dan kekuatan bagi Maula untuk berlatih lebih keras lagi, sehingga ke depan bisa menjadi kebanggaan keluarga, daerah, bahkan Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, sebagai pembina tenis di Provinsi Banten, Kapolda menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap atlet berprestasi. Ia berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mendukung pengembangan atlet.

Tak hanya dari pemerintah, Kapolda juga mengajak pihak swasta, khususnya industri besar yang banyak beroperasi di Banten, untuk turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu bentuk dukungan yang diusulkan adalah konsep “orang tua asuh” atau “ayah angkat” bagi atlet berprestasi.

“Dukungan dari sektor industri sangat penting. Melalui CSR, mereka bisa menjadi ‘ayah angkat’ bagi atlet-atlet berprestasi, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, pembina, dan pihak swasta, diharapkan lahir lebih banyak atlet unggulan dari Banten yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional.

Di akhir pernyataannya, Kapolda Banten kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Maula Sa’ya atas keberhasilannya.

“Selamat atas lolosnya Maula Sa’ya dalam seleksi nasional kelompok umur 16. Terus semangat dan berjuang meraih prestasi terbaik,” tutupnya.

Sadis, Anak Polisi di Banten "Tembaki" 7 Temannya

By On Mei 11, 2023


Serang - Sadis, putri dari seorang anggota Polri yang berdinas di Polda Banten (Satuan Brimob Polda Banten) "menembaki" 7 temannya satu persatu.

Maula Sa'ya "menembaki" 7 temannya dalam seleksi nasional tim Tenis Junior Indonesia. 

Perempuan yang akrab disapa Lula ini, berhasil menyapu bersih Poin di semua Partai Pertandingan Seleksi Nasional tim Tenis Jr Indonesia.

"Diluar kawan didalam Lapangan adalah Lawan, jadi harus Saya Tembak satu persatu," ujar Maula Sa'ya.

Kejadian tersebut tentu saja mengejutkan para peserta dan panitia seleksi. Namun, kemampuan "menembak" yang dimiliki Maula Sa'ya ternyata sangat akurat dan tepat.

Hal ini membuatnya berhasil masuk ke dalam tiga besar atlet terbaik, dan terpilih untuk mewakili Indonesia di kejuaraan ITF Asia.

Diketahui, seleksi nasional untuk menentukan komposisi tim Tenis Jr Indonesia yang akan berpartisipasi dalam kejuaraan ITF Asia 12 dan Under Team Competition - Regional Southeast Asia telah berlangsung di Lapangan Tennis Senayan pada tanggal 8 hingga 11 Mei 2023.

Sementara para atlet putri berusia 12 tahun yang dipanggil untuk mengikuti seleksi berdasarkan peringkat nasional yakni ada 8 besar.

Mereka adalah Kirana Zara Wibowo (Jawa Timur), Sheikha Adelyna Soares (Banten), Yoshelin e Odella Vicenta (Jawa Tengah), Maula Sa'ya (Banten), Nadine Ashlee Tio (DKI Jakarta), Karina Brigitta Sucipto (DKI Jakarta), Ratu Athena Putri (Jawa Timur), dan Quorra Princy (Kalimantan Selatan).

Sementara dalam kejuaraan yang akan diadakan di Brunei Darussalam pada tanggal 10 hingga 17 Juni 2023, Maula Sa'ya akan berjuang bersama Yosheline Odella Vicenta dari Jawa Tengah dan Kirana Zara Wibowo dari Jawa Timur.

Mereka memiliki misi untuk membawa pulang kemenangan, dan mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui olahraga tenis lapangan. (Ay)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *